Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditinggal ke Pasar, Rumah Lansia di Bergas Nyaris Ludes Dilalap Api

M

 


Advertisement

Petugas Damkar saat menaklukan api di rumah warga di Dusun Kenangkan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Petugas Damkar saat menaklukan api di rumah warga di Dusun Kenangkan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Salah satu rumah di di Dusun Kenangkan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, nyaris ludes terbakar. Rumah dengan luas 6x10 meter persegi ini milik Hendro 63.

Saat kejadian Hendro sedang berada di pasar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.38 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 juta. Bagian plafon rumah hangus dilalap api sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.

Advertisement

Kasi Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Hisyam Alwi mengatakan warga pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api keluar dari bagian atap rumah.

Petugas tiba di lokasi sekitar enam menit setelah laporan diterima dan segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari personel BPBD Kabupaten Semarang serta warga sekitar. 

Advertisement

"Saat itu, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi ke pasar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.25 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,"ungkapnya Senin (29/6).

Petugas menemukan salah satu stop kontak dalam kondisi terbakar yang diduga menjadi sumber api sebelum merambat ke bagian atap rumah. Meski demikian penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau yang identik dengan cuaca panas.

Masyarakat diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, tidak membakar sampah sembarangan, serta memastikan kompor maupun tungku benar-benar dalam kondisi mati sebelum meninggalkan rumah.

"Langkah-langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar,"pungkasnya.(ria)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

235 Kejadian Kebakaran di Kabupaten Semarang Dominasi Karhutla

235 Kejadian Kebakaran di Kabupaten Semarang Dominasi Karhutla

Kebakaran di Kabupaten Semarang mencapai 235 kejadian sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendominasi dengan 132 kejadian.

Korsleting Listrik, Rental PlayStation di Suruh Ludes Terbakar

Korsleting Listrik, Rental PlayStation di Suruh Ludes Terbakar

Sebuah rumah usaha rental Playstation di Dusun Banggirejo RT 01 RW 03, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, ludes terbakar pada Kamis (8/10) pagi. Kebakaran terjadi diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot TPA Blondo Dua Kali Sebulan

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot TPA Blondo Dua Kali Sebulan

Data yang dimiliki Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang tercatat hingga awal Agustus 2026 telah terjadi 75 kasus kebakaran. Antisipasi kebakaran TPA Blondo penyemprotan dua kali sebulan dilakukan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer