Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Sehari 200 Tamu Datang Untuk Hadiri Upacara Adat Saparan Dusun Wates Getasan

Maria Novena Sinduwara • Senin, 11 Agustus 2025 | 22:27 WIB

Kegiatan saparan berkunjung hingga nonton wayang bersama di Dusun Wates Desa Waten Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang 
Kegiatan saparan berkunjung hingga nonton wayang bersama di Dusun Wates Desa Waten Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang 
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Dusun Wates Desa Wates Kecamatan Getasan gelar ritual atau tradisi tahunan yang dilaksanakan pada setiap bulan sapar.

Upacara adat Saparan yang merupakan tradisi budaya jawa yang dilakukan sebagai wujud rasa syukur dengan tujuan agar diberikan keselamatan hidup di dunia dan di akhirat.

Dusun Wates tersebut menggelar kegiatan sejak tanggal 1 Agustus 2025 hingga Selasa (12/8).

Hari Senin Kliwon atau Senin Legi yang digunakan untuk kegiatan saparan. Wates sendiri terdiri dari delapan Dusun.

Kepala Dusun Wates Desa Wates Kecamatan Getasan Sujali mengatakan ada tiga ritual yang digelar.

Mulai dari uri-uri budaya seperti nyadaran kali di mata air Kantil, nyadran kubur, merti dusun hingga open house. 

"Tahun ini kita gelar wayangan. Sekitar satu minggu full kita gelar kegiatan di dusun. Ada 167 rumah yang ikut open house. Lebih ramai saparan dibanding lebaran. Sehari yang berkunjung ke rumah ada 200 orang,"ungkapnya saat ditemui. Senin. (11/8)

Sujali mengatakan ketika dirinya sudah menjadi Kadus selama 15 tahun tradisi saparan merupakan tradisi yang ditunggu warganya. Suasana saparan juga dinilai lebih ramai dari lebaran.

Berbagai orang dari luar dusun berbondong-bondong untuk main ke dusun Wates tersebut. Sesaji yang disiapkan mulai dari ayam bakar, pertania cabe kobis, tembakau, buah-buahan, dan makanan kecil yang disediakan warga. 

"Ini juga untuk meminta keselamatan dan rezeki. Menu wajib biasanya menu daging, buah-buahan hasil bumi. Tapi kembali lagi sesuai kemampuan. Ini Senin tadi pagi hingga siang sudah ada 200an lebih orang yang datang,"lanjutnya.

Suasana ramai dirumah juga dirasakan salah satu warga Dusun Wates yakni Istichomah. Ia mengaku saparan ini lebih ramai yang datang ke rumah.

Sehari rumahnya didatangi 120 orang dari berbagai penjuru. Belum lagi saudara dari jauh yang juga datang. 

"Sudah biasa memang tradisinya begini. Kalau berkunjung wajib makan mulai dari jajanan hingga makan nasi yang disiapkan. Kalau belum makan belum boleh pulang,"timpalnya. (ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#BUDAYA #dusun