RADARSEMARANG.ID, Ungaran - BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berkomitmen untuk memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan akses pelayanan kesehatan selama periode cuti bersama dan libur lebaran.
Diantaranya akan membuka posko di Rest Area Tol Ungaran KM 429 Ungaran.
Pembukaan posko kesehatan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran tersebut akan berlangsung dari tanggal 5 April hingga 9 April nanti.
Dimana nantinya akan ada pelayanan konsultasi kesehatan, fasilitas refleksi bagi pemudik, pemerikasaan kesehatan dasar, serta penyediaan obat-obatan.
"Kita juga bekerjasama dengan para klinik yang ada di Kabupaten Semarang yang nantinya akan membantu di posko kesehatan," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Abdul Aziz saat Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Rabu (20/3).
BPJS Kesehatan sebagai pelayanan kesehatan kepada masyarakat meskipun libur lebaran masih akan tetap melayani kebutuhan masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan. Pelayanan BPJS akan tetap buka pada tanggal 8, 9, 12, dan 15 April 2024.
"Kami tidak membuka pelayanan ketika libur lebaran di tanggal 10 dan 11 April," katanya.
Disamping membuka layanan di kantor, untuk meningkatkan pelayanan pihaknya akan melengkapi pelayanan melalui daring atau online.
Seperti di pelayanan Pandawa, aplikasi mobile JKN, VIKA yang terkoneksi langsung dengan Care Center 165, Care Center 165, website BPJS Kesehatan, BPJS Satu.
"Harapan kami dengan membuka layanan di kantor dan pelayanan kemudahan administrasi selama libur lebaran tidak ada masyarakat yang akan terkendala ketika membutuhkan informasi maupun layanan yang lain," terangnya.
Terkait dengan pembayaran iuran, pihaknya menyediakan pembayaran di perbankan. Diantaranya terdpaat 37 bank, 28 mitra PPOB Tradisional, 12 mitra E-Commerce/Fintech, dan enam mitra retail merchant/modern channel.
Untuk meningkatkan pelayanan, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terdapat kemudahan layanan di fasilitas kesehatan.
Yaitu peserta tidak perlu membawa kartu BPJS dan hanya menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kemudian tidak perlu membawa fotokopiberkas kartu JKN, KTP, dan KK saat mengakses layanan fasilitas kesehatan.
"Tidak ada biaya tambahan atau iur biaya saat berobat dan faskes wajib memastikan ketersediaan obat. Jika terdapat beberapa hal tersebut yang tidak sesuai maka laporkan pada kami," tandasnya.
Pihak BPJS Kesehatan juga akan melayani peserta yang berada di luar wilayah KTP terdaftarnya. Namun baik di masa lebaran atau di luar lebaran, jika terdapat orang dari luar kota ke Kabupaten Semarang bisa dilayani di FKTP selama tiga kali.
Aziz menyebutkan terkait dengan pelayanan obat program rujuk balik (PRB) dan obat kronis dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari. Selain itu pengambilan obat bisa dilakukan di daerah tujuan mudik di apotek kerjasama terdekat.
Di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran nantinya juga akan membuka tim posko terpadu untuk memastikan pelayan berjalan dengan lancar. Dan juga akan membuka posko mudik di tanggal 5 April hingga 9 April 2024 di Rest Area Tol Ungaran KM 429.
"Kita juga nantinya akan menyediakan takjil hingga makan berat untuk para pemudik," terangnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar memastikan kepesertaan JKN dalam kondisi aktif. Bagi peserta JKN yang rutin mengakses layanan kesehatan di rumah sakit untuk tidak lupa mengecek tanggal kadaluwarsa di surat rujukan.
"Jika surat rujukan hampir kadaluwarsa segera mengurus pembaruan sebelum memasuki mas cuti bersama dan libur lebaran," katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Ungaran, dr. Mas Dady Dharmadi Suryadi mengatakan layanan posko mudik di Rest Area Tol Ungaran KM 429, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran akan bersinergi dengan Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Cabang Kabupaten Semarang. Serta nantinya perharinya akan dibagi tiga shift.
"Sehingga kami Asklin menyiapkan pasukan menjadi 14 shift mulai tanggal 5 April 2024. Dan kami akan mencoba penuhi persyaratan dimana disetiap timnya harus ada satu dokter, dua perawat, 1 driver dan mobil ambulance, serta obat-obatan akan disediakan oleh BPJS Kesehatan," bebernya.
Dari sisi lainnya, pihaknya saat cuti bersama harus melakukan improvisasi di lapangan. Karena tenaga kesehatan tidak libur dan pihaknya sudah sepakat dengan RSUD Ambarawa.
"Jadi nanti di dua rumah sakit Kabupaten Semarang kami akan ambil cuti bersamanya mulai tanggal 9 April," katanya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi