RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - SMK Negeri 1 Bawen mengembangkan budidaya buah melon jenis premium.
Hal tersebut sekaligus Untuk menarik minat kalangan generasi Z (Gen Z) dalam bidang pertanian.
Kepala SMK Negeri 1 Bawen, Nana Mulyana mengatakan sebagai SMK Pertanian terbesar pihaknya menginginkan para siswanya yang lulus tidak hanya siap masuk di industri.
Melainkan juga bisa melihat peluang usaha di bidang pertanian.
"Kami membuat praktek kerja lapangan (PKL) tidak hanya di perusahaan industri melainkan di UMKM atau petani maju, " katanya.
Hal tersebut dilakukan agar para siswa bisa berwirausaha serta mencari peluang yang bisa dimanfaatkan di masa depan.
Salah satunya dengan budidaya melon jenis premium yang telah dikembangkan.
Pengembangan tersebut dilakukan oleh para siswa dan didampingi guru pada bidangnya. Mulai pencarian bibit, cara perawatan, hingga mencari pelanggan atau konsumen.
"Hasil dari panen melon ini juga bisa di beli langsung oleh konsumen ataupun untuk kebutuhan industri dan kebutuhan pasar swalayan, " ungkapnya.
Sementara itu, salah satu siswa program keahlian Agribisnis tanaman, Saito Azmi mengungkapkan varietas melon premium yang ditanam yakni varietas Luna. Dimana jenis tersebut merupakan varietas melon premium.
"Melon ini memiliki rasa manis dan teksturnya yang krispi, " jelasnya.
Namun dengan segala keunggulannya, budidaya varietas Luna menurutnya cukup sulit. Karena harus memperhatikan cuaca dan pemberian nutrisi saat perawatannya.
"Kalau cuaca kepanasan itu bisa membuat melonnya bisa rusak. Kalau nutrisinya kurang cukup, melonnya juga tidak maksimal tumbuhnya," ujarnya.
Pendampingan para guru sangat mempengaruhi kinerja para murid yang melakukan perawatan dan pengembangan budidaya melon tersebut. Diantaranya yakni pemupukan, penyemprotan, dan pengaturan nutrisi melon.
"Semuanya diajarkan ke kita. Seperti pertama, kita tidak boleh memegang melon saat pertama berbuah. Takaran pupuk juga diajarkan," bebernya
Varietas melon Luna ini bisa panen setelah 60 hari dari usia tanam. Secara fisik pun bisa dilihat dari kondisi buah yang sudah mulai berwarna kuning orange.
"Panen kali ini pihak sekolah membuka untuk masyarakat umum yang bisa membeli buah dengan memetik langsung, " jelasnya. (nun/ap)
Editor : Agus AP