RADARSEMARANG.ID - Viral video turis Indonesia yang terlihat merusak bunga Sakura di Jepang yang menjadi perbincangan.
Video yang diunggah akun Facebook di grup traveling Jepang ini, terlihat rombongan turis yang salah satunya menggoyangkan ranting bunga hingga rontok dan patah.
Akhirnya unggahan tersebut menjadi viral dan menuai komentar negatif dari warganet.
Baca Juga: Nekat Mendaki Gunung Merapi, Turis Spanyol Dievakuasi Tim SAR
Para Turis tersebut dinilai memalukan karena merusak alam dan keindahan di negara lain.
Bunga Sakura memang menjadi daya tarik tersendiri bagi negara Jepang.
Tanaman dengan bunga berwarna pink ini biasanya mulai bermekaran pada bulan Maret hingga Mei.
Namun ada aturan tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bunga cantik ini.
Menurut Japan Guide, etika menikmati keindahan sakura biasa disebut Hamami yang berarti "melihat bunga".
Hamami dalam praktiknya hanya berjalan-jalan di taman atau piknik dibawah pepohonan yang sedang mekar.
Tradisi ini diadakan di Jepang selama berabad-abad, dan saat ini diadakan di taman umum dan pribadi serta taman di seluruh negeri.
Namun tidak semua taman di Jepang mengizinkan wisatawan untuk piknik dibawah pohon.
Jikapun diperbolehkan harus merapikan dan membersihkan kembali tempat tersebut.
Tak hanya sekedar menikmati dan piknik dibawah pohon sakura begitu saja.
Namun ada beberapa aturan yang harus ditaati saat melakukan Hamami atau piknik dibawah pohon sakura :
1. Merawat pohon dengan tidak menarik atau menggoyangkan pohon, tidak memetik bunga, tidak memanjat pohon dan berdiri diatas pohon.
2. Jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah di sekitar pohon.
3. Pahami aturan setiap taman karena tidak semuanya mengizinkan untuk dijadikan tempat hamami.
Editor : Tasropi