Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Rumah Warga Temanggung Rusak Diterjang Angin dan Longsor

Addin Alfath • Minggu, 7 Januari 2024 | 17:31 WIB

Tebing belakang rumah milik Budi Paryadi longsor di Dusun Kruwisan RT 1 RW 5, Desa Banaran, Kecamatan Gemawang.
Tebing belakang rumah milik Budi Paryadi longsor di Dusun Kruwisan RT 1 RW 5, Desa Banaran, Kecamatan Gemawang.
 

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mencatat dalam seminggu ini terjadi longsor dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Pada Senin (1/1) lalu hujan disertai angin kencang di Dusun Kusikan RT 5 RW 2 Desa Gandurejo, Kecamatan Bulu mengakibatkan atap rumah warga rusak. Rumah tersebut milik Slamet Rohmat, 58, dihuni 2 jiwa.

“Sebagian perabot rumah tangga rusak karena tertimpa reruntuhan meterial atap. Saat ini pemilik rumah mengungsi di rumah anaknya. Kerugian sekisar Rp 13 juta,” ungkap Kasi Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung, Priyo Harjanto.

Hujan deras juga mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Lingkar Kelurahan Walitelon Utara. Kemudian, MI Tempelsari di Dusun Ngapus RT 3 RW 2, Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, pagar bangunan jebol. Peristiwa terjadi Kamis (4/1).

“Pagar jebol sepanjang 8 meter dan tinggi 3 meter. Air meluap dan menggenangi halaman sekolahan. Taksiran kerugian sekitar Rp 4.320.000,” jelasnya.

Di Dusun Banaran RT 9 RW 2, Desa Bonjor, Kecamatan Tretep terjadi longsor. Tebing setinggi 6 meter dan panjang 5 meter mengenai rumah milik Urip yang dihuni 3 jiwa.

Kerugian sebesar Rp 2 juta. Tidak hanya itu, dinding ruang tengah milik Sarwi yang dihuni 3 jiwa juga rusak. Rumah tersebut di Dusun Bendungan RT 13 RW 1, Desa Bendungan, Kecamatan Tretep.

“Panjang longsor 12 x 10 meter. Material longsor mengenai perabot rumah. Diperkirakan masih ada longsor susulan karena rumah tersebut dekat tebing. Sehingga penghuni rumah mengungsi ke rumah tetangga,” jelasnya.

Sebelumnya, Sabtu (30/12/2023) sekitar pukul 11.20 terjadi angin kencang dan hujan di Dusun Gendengan RT 3 RW 2 Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo mengakibatkan kerusakan atap kamar rumah milik FR. Darmo Y.W.

Pada hari yang sama terjadi longsor di Dusun Kruwisan RT 1 RW 5, Desa Banaran Kecamatan Gemawang. Tebing belakang rumah Budi Paryadi yang dihuni 6 jiwa longsor.

“Longsor sepanjang 8 meter dan tinggi 6 meter. Akibat kejadian ini dinding bagian belakang rumah dan dapur roboh. Sehingga mengenai sebagian perabot rumah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Pemilik rumah Budi Paryadi sedang kerja di luar kota. Rumah tersebut dihuni oleh kakak korban. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian sekitar Rp 11.720.000.

BPBD memberi peringatan dini karena prediksi BMKG akan terjadi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat pada Sabtu hingga Senin (6-8/1). (din/lis)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#LONGSOR #ANGIN KENCANG #BPBD #Kabupaten Temanggung