Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi untuk menarik konsumen berbelanja di pasar tradisional.
Sebab beberapa tahun ini, khususnya saat Covid-19, kondisi pasar di mana pun sepi. Masyarakat dilarang melakukan kegiatan keramaian.
Para pedagang mengeluh, selama 2 hingga 3 tahun tidak mendapat apa-apa. Kondisi fisik pasar, seperti atap yang bocor juga sudah diperbaiki.
“Akan kita tata kembali agar pasar betul-betul layak untuk dikunjungi,” katanya.
Rangkaian kegiatan wilujengan ini antara lain, kirab keliling pasar, launching program ASN belanja di pasar. Membuka gerai-gerai UMKM kuliner maupun craft, dan diisi oleh kesenian-kesenian. Seperti kuda kumping serta lainnya.
Pihaknya juga mengajak komunitas seniman cakrek untuk meramaikan pasar. Pedagang Nurwahyuningsih berharap, dengan acara ini penjualan semakin lancar, tambah sukses, banyak rezeki.
Selain itu, penjual yang masih berjualan di luar atau trotoar pinggir jalan agar masuk semua. Tempat yang telah disediakan di dalam harusnya ditempati. Sehingga pembeli masuk dan dalam pasar juga ramai. (din/lis)
Editor : Baskoro Septiadi