Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bupati Temanggung Ngeri Naik ke Kepala Reog

Agus AP • Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:31 WIB
Bupati Temanggung HM Al Khadziq saat naik ke kepala reog. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Bupati Temanggung HM Al Khadziq saat naik ke kepala reog. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menggelar Parade Seni Merdeka Kamis (18/8). Sebanyak 20 kelompok seni dari 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung memulai kirab dari kawasan Kowangan hingga panggung kehormatan di sebelah timur Alun-alun Temanggung, bertempat di City Walk Temanggung depan BCA dan Gedung DPRD. Para penari berjalan kaki.

Masing-masing kelompok seni mementaskan keseniannya saat tiba di depan panggung kehormatan, di hadapan bupati dan masyarakat. Sembari menunggu kirab tiba, masyarakat dihibur penampilan kesenian kuda lumping Satrio Bhumi Phala Temanggung. Selain itu, Pemkab Temanggung mendatangkan kelompok kesenian reog dari Ponorogo. Kelompok seni ini, beberapa waktu lalu sempat tampil di Istana Negara di hadapan Presiden Joko Widodo.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq menuturkan, kegiatan ini menampilkan berbagai kelompok kesenian di Kabupaten Temanggung. Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk memulihkan perekonomian setelah pandemi. Khadziq sempat naik ke atas kepala reog yang dikirim bupati Ponorogo.

“Kesannya agak-agak ngeri saja, karena goyang-goyang, gerak-gerak. Tapi reog Ponorogo sangat bagus. Kami berharap bisa menjadi wahana saling belajar budayawan, seniman di Temanggung,” katanya usai naik ke kepala reog.

Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto menuturkan, kegiatan ini merupakan euforia seni budaya. Ledakan dan atmosfer masyarakat sangat luar biasa, walaupun panas tetap semangat. Dia mengaku bangga atas partisipasi seluruh kelompok seni budaya di Kabupaten Temanggung. Tahun depan pemkab semestinya sudah harus memberikan kontribusi atau stimulan, sebab, budaya adiluhung di Temanggung harus di-uri-uri. Sehingga, nilai-nilai seni budaya di Temanggung akan lestari, tidak pernah luntur dan pudar.

“Dalam rangka kearifan lokal, menyelamatkan seni budaya daerah, dan mendorong investasi destinasi wisata, salah satu variabelnya adalah kegiatan kesenian. Sehingga, tahun berikutnya akan kita dorong dan dongkrak. Kita buktikan, di Temanggung itu kaya akan seni budaya lokal dengan kearifan lokal. Ke depan harus lebih baik,” katanya. (din/ton) Editor : Agus AP
#kelompok seni