Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ini Dia Wajah Baru SPBU Shell yang Ada di Indonesia

Alwi Al Affan • Sabtu, 24 Mei 2025 | 22:28 WIB
Ilustrasi SPBU Shell
Ilustrasi SPBU Shell

RADARSEMARANG.ID - PT Shell Indonesia, sebuah anak perusahaan dari Shell plc, secara resmi mengalihkan kepemilikan seluruh operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Indonesia.

Bisnis SPBU ini diakuisisi oleh sebuah usaha patungan baru yang dibentuk antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

Citadel Pacific Limited, atau CPL, adalah perusahaan induk swasta yang terletak di Filipina dengan beragam portofolio bisnis.

CPL beroperasi di berbagai lokasi termasuk Hong Kong, Makau, Republik Palau, Kepulauan Mariana Utara, dan wilayah teritorial Amerika Serikat, Guam.

"Kami memiliki saham di berbagai perusahaan dengan berbagai lini bisnis, seperti telekomunikasi, ritel, distribusi minyak dan gas, properti industri dan komersial, katering pesawat, serta layanan ketenagakerjaan," ujar manajemen, seperti yang dikutip dari situs resmi perusahaan, pada Jumat (23/5/2025).

"Akusisi terbaru yang mencakup bisnis Tenaga Surya dan Pusat Data memperkuat posisi Citadel dalam industri yang berkembang pesat terkait energi terbarukan serta infrastruktur digital," tambah manajemen.

CPL dimiliki oleh keluarga Delgado dari Filipina dan Ontario Teachers' Pension Plan of Canada, sebuah lembaga perencanaan pensiun dari Kanada.

Perusahaan ini ternyata telah aktif di sektor retail serta distribusi Bahan Bakar Minyak dan gas. Bahkan, mereka juga sudah mengoperasikan SPBU Shell di negara-negara lain.

Melalui IP&E Holdings LLC, Citadel memiliki dan mengelola aset distribusi, komersial, serta retail BBM Shell di Guam dan Saipan, serta Republik Palau.

IP&E memiliki lisensi untuk menjual BBM dengan merek Shell sesuai perjanjian dengan Shell.

Sementara itu, di Hong Kong dan Makau, Citadel memegang merek dagang LPG Esso/Mobil Gas.

Citadel juga mengelola unit IP&G, yaitu Isla Petroleum & Gas Corporation, yang merupakan usaha patungan antara Isla Petroleum and Energy Company Ltd dan perusahaan asal Jepang, ITOCHU. Dengan menggunakan IP&G, perusahaan ini memiliki hak distribusi LPG di Filipina.

Selain di sektor energi, mereka juga beroperasi di bidang telekomunikasi melalui IT&E. Saat ini, mereka adalah penyedia jaringan nirkabel terbesar di Micronesia.

Di sisi lain, Sefas Group telah menjadi mitra lama Shell. Mereka adalah distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, memulai langkahnya pada tahun 1997 sebagai distributor Shell Lubricants.

Melalui Sefas Pelindotama, perusahaan ini fokus menjual pelumas Shell untuk sektor pertambangan dan industri. Sefas didirikan pertama kali di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kemudian, mereka memperluas operasional ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada tahun 2002. Diikuti oleh ekspansi ke Cilegon, Banten, pada tahun 2005 melalui PT Tribina Panutan, dan kemudian ke Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi pada tahun 2009 melalui PT Sefas Keliantama.

Selanjutnya, Sefas terus memperluas jaringan ke berbagai daerah lain di Indonesia, termasuk ke Jawa Timur pada tahun 2024 melalui PT Pancaputra Mitratama Mandiri.

Editor : Baskoro Septiadi
#spbu shell #pt shell indonesia #spbu #citadel pacific limited #Sefas Group