Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Ternyata Begini, Cara Kerja Chip Implan Neuralink Elon Musk yang Diklaim Berhasil Ditanam ke Otak Manusia

Aris Hariyanto • Senin, 26 Februari 2024 | 15:31 WIB
Ilustrasi mesin robot Neuralink chip implan dari Elon Musk.
Ilustrasi mesin robot Neuralink chip implan dari Elon Musk.

RADARSEMARANG.ID - Perusahaan Neuralink dikabarkan telah berhasil memasukkan chip implan ke otak manusia untuk pertama kalinya.

Hal tersebut telah diumumkan oleh Elon Musk selaku pendiri perusahaan Neuralink tersebut beberapa waktu lalu.

Dikatakanya, manusia pertama penerima chip implan dari Neuralink adalah seorang pria berusia 35 tahun.

Pria tersebut diketahui telah menderita kelumpuhan akibat cedera tulang belakang.

Menurut Musk, pasien tersebut dapat mengontrol perangkat elektronik setelah menerima chip implan dari Neuralink.

Meski demikian, bagaimana cara kerja chip implan Neuralink tersebut?

Melansir dari laman erascape, proses memasukkan chip implan ke dalam otak manusia merupakan teknologi yang sangat rumit.

Chip implan Neuralink harus ditempatkan dalam otak melalui operasi invasif yang dilakukan dengan bantuan robot bedah untuk dapat menanamkan chip secara andal, tepat, dan efisien.

Chip ini ditempatkan di bagian otak yang sesuai dengan fungsi yang ingin ditingkatkan atau dikembalikan.

Fungsi otak yang dimaksud seperti fungsi motorik, penglihatan, pendengaran, dan lainnya.

Dalam tahap berikutnya, chip implan Neuralink harus dapat mengolah data dan memahami sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh otak.

Sinyal-sinyal tersebut berupa impuls listrik yang dihasilkan oleh sel-sel saraf atau neuron.

Diketahui, chip implan ini dilengkapi dengan lebih dari 3.000 elektroda yang dapat menangkap sinyal-sinyal tersebut dari berbagai bagian otak manusia.

Kemudian chip akan menerjemahkan sinyal tersebut menjadi informasi yang dapat dipahami dan diolah oleh perangkat digital.

Dalam mendeteksi, merekam, dan mengirimkan sinyal impuls listrik, chip Implan Neuralink ini menggunakan elektroda kecil yang terhubung.

Menurut data laporannya, peran elektroda tersebut sebagai sensor yang akan menangkap dan mengirimkan sinyal listrik.

Kemudian proses sinyal listrik akan dikirim ke perangkat eksternal untuk diproses guna menghasilkan instruksi atau perintah.

Melalui proses tersebut, perangkat (chip) tersebut akhirnya dapat dikendalikan melalui implan yang telah dipasang.

Terlepas dari itu, Neuralink merupakan perusahaan neuroteknologi yang didirikan pada 2016 oleh Elon Musk, CEO dari Tesla dan SpaceX.

Perusahaan tersebut diketahui memiliki visi menciptakan antarmuka otak-mesin yang dapat menghubungkan otak manusia dengan perangkat digital, seperti komputer, smartphone, atau robot.

Sementara itu, penanaman chip implan ini dikabarkan merupakan terobosan revolusioner dalam bidang teknologi saraf.

Menurut keterangannya, teknologi ini dapat berpotensi membawa manfaat besar bagi kemanusiaan.

Namun demikian, belum diketahui secara pasti bahaya apa yang dapat ditimbulkan oleh teknologi ini.

Masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari faktor etika, sosial, dan hukum yang perlu dipertimbangkan.

Editor : Baskoro Septiadi
#chip #neuralink #elon musk #implan