RADARSEMARANG.ID - Telkomsat, anak perusahaan dari Telkom yang bergerak di bidang layanan satelit, dikabarkan siap meluncurkan satelit baru di tahun 2024.
Berdasarkan keterangannya, satelit baru Telkomsat ini memiliki teknologi yang berbeda dengan satelit konvensional sebelumnya.
Satelit tersebut adalah Telkom 3S dan Telkom 4 atau disebut Satelit Merah Putih yang diketahui sudah beroperasi hingga saat ini.
Meski demikian, pihak Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya Telkomsat, siap meluncurkan satelit baru dalam waktu dekat.
Hal tersebut telah disampaikan oleh mereka melalui postingan Instagram @telkomindonesia pada Selasa (30/1).
Selanjutnya, Telkomsat akan bekerjasama dengan SpaceX dalam meluncurkan satelit baru tersebut.
Dikabarkan oleh mereka, satelit tersebut akan diluncurkan dari Bumi dengan menggunakan Rocket Falcon 9.
Menurutnya, satelit baru Telkom ini akan menggunakan teknologi High Throughput Satelit (HTS).
Teknologi HTS ini diketahui memiliki spesifikasi kapasitas bandwidth yang lebih besar hingga 32Gbps.
Teknologi tersebut juga disinyalir mempunyai kecepatan data transfer yang lebih tinggi.
Di sisi lain, keunnggulan satelit HTS memiliki cakupan area di bumi yang berukuran kecil namun banyak (multi-spots beam).
Hal itu dapat menghasilkan kekuatan pancar satelit yang besar di suatu area yang dilingkupi beam tersebut.
Selain itu, satelit HTS juga dapat menggunakan sumber daya frekuensi yang digunakan secara berulang (frequency reuseable).
Kemudian, sumber daya frekuensi tersebut dapat menaikkan jumlah kapasitas yang dimiliki satelit HTS.
Kapasitas ini dapat dimanfaatkan untuk menyediakan layanan broadband yang lebih cepat dan stabil.
Dalam penerapannya, dapat digunakan dengan baik untuk backhaul BTS maupun untuk access point WiFi.
Dengan keunggulan tersebut, satelit HTS diklaim cocok untuk penyiaran, karena dapat mengirimkan sinyal dengan kualitas yang lebih baik.
Mereka berharap, satelit baru ini dapat menjadi sumber broadband yang melayani masyarakat, dan mendukung konektivitas jaringan komunikasi di seluruh Indonesia.
Editor : Baskoro Septiadi