RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tim Jakarta LaVani Livin Transmedia dengan Surabaya Samator menjadi pertandingan pembuka di putaran Final Four Proliga 2026, di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (16/4/2026) pukul 16.00.
Pertandingan tersebut, tim milik Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) berhasil mengalahkan secara telah Surabaya Samator tiga set pertandingan secara berturut-turut.
Set pertama, 25-15, set kedua 25-21 dan set ketiga 25-25 kemenangan tim LaVani.
Terlihat, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ini menyaksikan jalannya pertandingan duduk di kursi VIP, dampingi manajemen tim Lavani.
Presiden RI ke 6 ini sangat antusias menyaksikan jalannya pertandingan tim Lavani.
Outfit yang dipakai sangat sederhana, mengenakan baju model krah warna merah tua yang tak lain tim kebanggaannya, Jakarta LaVani Livin Transmedia.
Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Seri Semarang Bakal Berlangsung Sengit
Tatapannya tenang. Sesekali menengok ke samping melakukan obrolan ringan dengan sebelahnya.
Dengan senyumnya yang khas, SBY juga mengulurkan salam kepada orang yang datang dan mengajak bersalaman.
Dua tangannya juga terlihat bertepuk ringan ketika Tim LaVani berhasil mendapat poin, atau boka masuk ke lapangan lawan.
Sementara, jalannya pertandingan set awal ini dua tim saling kejar-kejaran angka. Tim Surabaya Samator lebih mendominasi memimpin pertandingan.
Sementara, tim Lavani sempat ketinggalan, meski satu angka. Namun, tim terus berupaya mengejar kekalahan.
Berkat kekompakan permainan Tim LaVani, akhirnya berhasil mengejar kekalahan angka.
Smash-smash yang dilakukan tim LaVani berhasil mencuri poin, hingga berhasil menyalip perolehan angka tim Surabaya Samator.
Bahkan, lambat laun berhasil meninggalkan jauh tim Surabaya Samator, dan memperoleh kemenangan set pertama dengan skor 25-15.
Sedangkan berlangsung pertandingan set kedua, tim LaVani lebih mendominasi permainan. Pukulan bola keras, banyak yang tak mampu dibendung tim Surabaya Samator.
Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Minggu Ke-3 Seri Semarang, Duel Hidup Mati Tim Putra dan Putri
Sedangkan pukulan smash dari tim Surabaya Samator, cenderung banyak ke luar lapangan, dan berhasil diblok tim LaVani.
Tim Surabaya Samator sempat menyamakan angka, 15-15. Namun, kembali ketinggalan satu angka setelah bola smash keras tim LaVani tak mampu di cegah dengan sempurna, dan bola ke luar lapangan.
Tim Surabaya Samator terus membangun serangan, untuk mencuri poin menyamakan angka. Namun, permainan dan tim LaVani lebih solid, hingga akhirnya menuntaskan skor 25-21, dengan kemenangan di tim Lavani.
Set ketiga, juga tak kalah seru. Set pamungkas ini dimenangkan tim Lavani, dengan skor 21-25. Kemenangan inipun langsung disambut bangga SBY dengan senyuman.
Bahkan SBY pun langsung berdiri beranjak dari kursi duduk dan memberikan acungan jempol dua jari jempol tangannya kehadapan para pemain kebanggaannya.
Sebelum meninggalkan lapangan, satu persatu para pemain tim LaVani bersalaman kepada SBY dengan penuh keceriaan.
Kesempatan tersebut, SBY mengakui bagus, pertandingan dua tim tersebut. Meskipun menurut pandangannya, dua tim tersebut belum pada puncak performancenya.
"Tapi menurut saya fair, bagus. Dan rotasi yang dilakukan oleh LaVani sudah dimulai, karena the real competition nanti ke grand final," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, dilokasi pertandingan, Kamis (16/4/2026).
"Tapi menurut saya good beginning dan menurut saya betul betul fair permainan dari dua klub itu," sambungnya.
Menanggapi permainan yang dilakukan tim Lavani dalam pertandingan melawan Surabaya Samator sore ini, pihaknya mengatakan pola permainan yang dilakukan sudah sangat bagus, dan diharapkan dalam grand final meriah juara umum.
"Harapannya kita dapat, berusaha sekuat tenaga, berdoa pada Allah mudah mudahan Lavani menjadi juara," pungkasnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi