RADARSEMARANG.ID - Duet pemain asing Jakarta Electric PLN Mobile langsung tampil moncer sepanjang Proliga 2026 seri Pontianak.
Neriman Ozsoy asal Turki dan Celeste Plak dari Belanda menjadi sorotan utama berkat kontribusi poin yang impresif pada seri pembuka kompetisi voli tertinggi di Tanah Air tersebut.
Ozsoy tercatat sudah mengoleksi 45 menit, sementara Plak menyusul dengan 42 angka.
Produktivitas keduanya menempatkan Jakarta Electric PLN sebagai salah satu tim paling agresif dalam urusan serangan pada fase awal Proliga 2026 putri.
Dominasi pemain asing juga terlihat dari nama Yonkaira Pena dan Betharia De La Cruz.
Dua bintang tersebut masing-masing mengemas 38 poin dan 34 poin, mempertegas ketatnya persaingan daftar pencetak angka terbanyak.
Dari sektor pemain lokal, Azzahra Dwi Febyane milik Jakarta Popsivo Polwan tampil menonjol dengan koleksi 21 poin.
Sementara itu, Megawati Hangestri Pertiwi atau Megatron baru mencatatkan 20 angka dan masih berada di luar 10 besar top skor sementara.
Posisi tersebut tak lepas dari faktor teknis, terutama perbedaan jumlah pertandingan.
Hingga akhir seri Pontianak, Jakarta Pertamina Enduro baru memainkan satu laga, berbeda dengan Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan, dan Bandung bjb Tandamata yang sudah bertanding dua kali.
Baca Juga: Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
Dan tujuh tim peserta Proliga 2026 putri, hanya Pertamina Enduro dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia yang baru bermain sekali.
Dengan kondisi ini, posisi Megawati di luar 10 besar sangat wajar dan tidak mencerminkan penurunan performa.
Seiring bertambahnya pertandingan, peluang Megawati Hangestri Pertiwi merangsek ke papan atas top skor tetap terbuka lebar. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi