RADARSEMARANG.ID - Jakarta Bhayangkara Presisi siap memburu gelar juara. Tak main-main, tim voli putra kebanggaan Bhayangkara ini resmi mengumumkan dua amunisi asing papan atas untuk mengarungi babak Final Four Proliga 2025.
Bhayangkara Presisi mendatangkan Kyle Russell, opposite hitter dan Leonardo Leyva, outside hitter.
Kyle Russell bukan nama yang asing di dunia pervolian. Pemain bertinggi 205 cm itu sudah melalang buana di liga-liga top di Eropa dan Asia.
Mulai dari Jerman, Prancis, Polandia, hingga Yunani dan Italia.
Terakhir, ia membela Incheon Korean Air Jumbos di V-League Korea Selatan.
Bahkan, timnya menjadi runner up bola voli putra V-League tahun 2024/2025.
Tak sampai di situ, Jakarta Bhayangkara Presisi juga akan diperkuat outside hitter asal Kuba, Leonardo Leyva Martinez.
Leonardo Leyva baru saja membawa timnya Hyundai Capital Skywalkers meraih treble winners di Liga Voli Korea.
Leo, sapaan akrabnya, datang dengan status bintang dan MVP Final V-League 2025.
Ia sukses membawa Hyundai Capital Skywalkers juara KOVO Cup, juara reguler season, dan juara final championship musim ini.
Total, ini adalah gelar ketiga Leo di Liga Voli Korea dan menjadikannya salah satu pemain paling sukses dalam sejarah V-League.
Kehadiran duet Leonardo Leyva dan Kyle Russell langsung membuat Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi favorit juara Final Four Proliga 2025.
Baca Juga: 4 Tim Lolos Semifinal Liga Champions 2024/2025
Kombinasi keduanya akan menambah kekuatan lini serang yang sebelumnya sudah diisi nama-nama top seperti Rendy Tamamilang, Farhan Halim, Agil Angga Anggara, dan Arjuna Mahendra.
Di posisi setter, Bhayangkara akan mengandalkan pemain senior Nizal Zulfikar.
Jakarta Bhayangkara Presisi akan melawan Surabaya Samator di laga Final Four Proliga 2025, Kamis (17/4), pukul 19.00 WIB di GOR Jayabaya, Kediri. (dan/bas)
Jadwal Final Four Proliga 2025 Seri Kediri
Tempat: GOR Jayabaya, Kediri
Kamis, 17 April 2025
Pukul 16.00 WIB - Putri: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Elektrik PLN
Pukul 19.00 WIB - Putra: Jakarta Bhayangkara Presisi vs Surabaya Samator
Editor : Baskoro Septiadi