RADARSEMARANG.ID, - Paralimpiade Paris 2024 telah mencapai hari terakhirnya pada hari ini, Minggu (8/9).
Upacara penutupan ditandai dengan momen serah terima tuan rumah Paralimpiade 2028 selanjutnya yang akan digelar di Los Angeles, AS.
Namun demikian, Indonesia berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan di pesta olahraga difabel bergengsi dunia tahun ini.
Dalam klasemen perolehan medali, menempatkan Indonesia pada posisi ke-50 saat berita ini ditulis seperti yang dikutip dari olympics.com.
Kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan total 14 medali, yang terdiri dari 1 emas, 6 perak, dan 7 perunggu.
Jumlah tersebut diketahui melebihi target yang telah ditetapkan oleh Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, pada Agustus 2024.
Saat itu Ia menyatakan bahwa secara realistis, kontingen Indonesia menargetkan untuk memperoleh 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu di Paralimpiade 2024 Paris.
Prestasi ini disebutnya telah menunjukkan dedikasi dan semangat para atlet difabel Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah perolehan medali perak oleh Karisma Evi Tiarani di cabang olahraga atletik.
Berdasarkan informasi yang dihimoun, Karisma Evi meraih medali perak dengan catatan waktu 14,26 detik.
Hasil tersebut membuatnya telah memecahkan rekor dunia di Paralimpiade Paris 2024.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Karisma, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang mendukung perjuangan para atlet di Paralimpiade.
Selain itu, medali-medali lainnya juga diraih dari berbagai cabang olahraga, menunjukkan keberagaman dan kekuatan tim Indonesia.
Sementara itu, China memimpin klasemen akhir dengan perolehan total 220 medali, yang terdiri dari 94 emas, 76 perak, dan 50 perunggu.
Sedangkan di posisi kedua diisi oleh Inggris Raya, dengan total 124 medali, dan Amerika Serikat di urutan ketiga, dengan 105 medali.
Terima kasih atlet paralimpik Indonesia..!
Editor : Iskandar