RADARSEMARANG.ID - Kabar gembira datang dari seorang pendakwah perempuan yang bernama Ning Umi Laila.
Ning Umi Laila dikenal sebagai seorang penceramah muda yang cukup populer karena cara berbicaranya yang terlihat modern.
Ia aktif berdakwah melalui media sosial seperti YouTube dan Instagram.
Beberapa hari ini, terdengar kabar bahwa Ning Umi Laila telah resmi menikah.
Pria yang menikahinya adalah Gus Anas Hidayatulloh.
Ning Umi Laila, seorang pendakwah muda asal Surabaya, Jawa Timur, resmi berstatus sebagai seorang istri.
Ia telah menikah dengan Gus Anas Hidayatulloh.
Pernikahan mereka dilaporkan berlangsung pada 17 Januari 2025.
Kabar pernikahan mereka kini semakin menyebar viral di TikTok.
Banyak netizen yang mengucapkan selamat atas pernikahan Ning Umi Laila dan Gus Anas Hidayatulloh.
Banyak pula netizen yang membagikan video momen acara pernikahan mereka.
Salah satunya adalah akun TikTok @mahesya_sport yang membagikan video momen akad nikah Ning Umi Laila dan Gus Anas Hidayatulloh.
Di caption unggahannya, ia menuliskan, "Ning Umi Laila Ijab Qabul."
Di kolom komentar, netizen juga ramai menanyakan mengenai sosok suami Ning Umi Laila, seperti salah satunya yang menanyakan pekerjaan Gus Anas Hidayatulloh.
Gus Anas Hidayatulloh sering membagikan video bersholawat dengan suara yang khas dan memikat.
Akun TikTok Gus Anas Hidayatulloh bernama @anashidayatullohh.
Salah satu akun TikTok yaitu @mentullll menulis, "Itu ustadz Anas guru di pondok anakku duu."
Akun @mahesya_sport menjawab, "Enggeh leres mbak (iya betul mbak)."
Akun @mahesya_sport juga menyampaikan bahwa suami Ning Umi Laila kabarnya adalah seorang vokalis banjari di sebuah pondok pesantren.
Ia menulis, "Ustadz Anas namanya vokalnya Banjari ponpes sunan Kalijaga simo kalangan surabaya. Pondok pesantren Kalijaga alumni neng umi laila."
Sebelumnya Ning Umi Laila sering dikaitkan dengan Habib Zaidan bin Yahya.
Hal ini diketahui dari sebuah video yang beredar di TikTok.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok Rahayuida beberapa waktu lalu, terlihat Ning Umi Laila sedang live dengan seseorang dan membicarakan Habib Zaidan.
"Habib Zaidan 2002 lho," kata Ning Umi Laila (27/11/2023).
Lalu orang yang sedang live dalam video itu mengatakan bahwa Habib Zaidan seumuran dengannya.
"Ya anak-anak itu macok-macokne (suka menjodoh-jodohkan saya)," ucap Ning Umi Laila.
Meski begitu, Ning Umi Laila menyatakan bahwa biasanya Habib menikah dengan Syarifah, yaitu wanita keturunan Rasulullah SAW.
Ning Umi Laila adalah seorang ustazah muda asal Surabaya.
Ia sering berdakwah dan viral di media sosial, serta bukan berasal dari keluarga biasa.
Umi Laila dijodohkan dengan putra Abah Anza (Gus Bima) lebih ke arah interaksi lucu dan candaan saat keduanya bertemu di acara, bukan perjodohan resmi.
Video yang viral menunjukkan reaksi kaget dan lucu Ning Umi Laila saat bertemu Gus Bima, putra dari KH Anwar Zahid (Gus Bima), yang sering dikaitkan dengan perjodohan karena statusnya sebagai tokoh publik dan agama, tetapi itu adalah momen spontan.
Momen "Dijodohkan" berawal dari pertemuan viral di Tegal, di mana Gus Bima bercanda seolah-olah akan dijodohkan, yang membuat Ning Umi Laila terkejut dan bereaksi lucu, menciptakan momen yang menghibur publik.
Statusnya adalah momen spontan dan candaan di panggung, bukan pengumuman perjodohan yang serius atau resmi dari kedua belah pihak, meskipun banyak penggemar yang berharap keduanya berjodoh karena kesamaan latar belakang dakwah.
Namun Ternyata Ning Umi Laila telah menikah dengan Gus Anas Hidayatulloh.
Pernikahan mereka dilaporkan berlangsung pada 17 Januari 2025.
Kabar pernikahan mereka kini semakin menyebar viral di TikTok.
Banyak netizen yang mengucapkan selamat atas pernikahan Ning Umi Laila dan Gus Anas Hidayatulloh.
Profil Ning Umi Laila
Lahir di Surabaya pada 8 Agustus 2000, Umi Laila adalah anak pertama dari Edy Rahmatullah (Kiai Granat) dan Sulastri.
Keluarganya sangat aktif dalam kegiatan keagamaan, dan ayahnya adalah seorang tokoh agama yang cukup terkenal di Jawa Timur.
Sejak kecil, Ning Umi Laila sudah mendapat pendidikan berbasis pesantren mulai dari TK hingga SD.
Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan ke SMP Mambaul Hisan Sidayu dan SMA Mambaus Sholhin Suci di Gresik.
Saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah, Umi Laila juga mengikuti pelajaran agama di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Simo, Surabaya.
Setelah lulus, ia melanjutkan studi ke Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dengan memilih jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Meskipun tidak diharuskan mengikuti jejak orang tua sebagai pendakwah, Umi Laila akhirnya memutuskan untuk aktif berdakwah karena ibunya sakit.
Dengan gaya yang ramah, menggunakan bahasa yang sederhana dan sering kali mengucapkan bahasa Jawa, ia mampu menarik banyak orang untuk mengaji.
Tak heran jika banyak orang datang untuk mendengarkan ceramahnya di berbagai kota.
Akun Instagram miliknya sudah diikuti oleh 1,1 juta pengguna, sementara channel YouTube-nya telah menarik lebih dari 500 ribu subscribers.
Selain itu, Umi Laila sering menyisipkan lelucon selama berdakwah dan kerap menyanyikan sholawat Nabi Muhammad dengan suara yang memang sangat merdu.
Di sebuah video yang diunggah akun Instagram, terlihat pasangan ini masih terlihat malu dan enggan untuk mendekat secara fisik meski sudah resmi menjadi suami istri.
Salah seorang pria dalam video itu meminta Ning Umi Laila dan Gus Anas mendekat agar bisa diabadikan.
Ia berkata, "Mendekat, dicekel nggak apa-apa kan sudah sah."
Mereka pun mendekat dan melakukan sesi foto.
Selain itu, ada juga permintaan agar Gus Anas mengecup kening Ning Umi Laila agar foto terlihat lebih romantis.
Ning Umi Laila mengucapkan terima kasih atas momen indah tersebut.
Para netizen di kolom komentar ramai memberikan selamat dan mengomentari momen tersebut.
Mereka juga terkesan dengan sikap Ning Umi Laila dan Gus Anas yang masih terlihat malu-malu meski sudah menikah.
Seorang netizen berkata, "Dicekel gapopo wes sah iku malu-malu kucing. Lucu sekali."
Yang lain menambahkan, "Kayaknya aku juga gini, pasti akward banget gak pernah pacaran, gak pernah pegangan tangan sama cowok lawan jenis kecuali pasien."
Ada juga yang mengatakan, "Masya Allah, pantas kok nggak ada kabar, ternyata ke pelaminan ya. Masya Allah mirip banget. Samawa Ning Umi sampai maut memisahkan. Amin."
Gus Anas Hidayatullah adalah seorang ustadz yang mengajar di sebuah pondok pesantren di Jawa Timur.
Ia juga dikenal sebagai vokalis hadroh di pondok pesantren yang sama.
Sebelumnya, Ning Umi Laila pernah dijodoh-jodohkan dengan sejumlah pria oleh para penggemarnya, saking harapannya agar ia segera menikah.
Pernikahan Ning Umi Laila dengan Gus Anas menjadi jawaban bagi para penggemarnya yang sebelumnya bingung dengan hubungan asmaranya.
Sosok Gus Anas Hidayatullah
Gus Anas Hidayatullah adalah seorang ustadz yang mengajar di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur.
Selain itu, dia juga dikenal sebagai vokalis hadrah di pondok pesantren yang sama.
Gus Anas Hidayatullah sering membagikan video bersholawat dengan suara yang khas dan menarik.
Akun TikTok miliknya bernama @anashidayatullohh.
Salah satu pengguna TikTok, @mentullll, pernah menulis, "Itu ustadz Anas guru di pondok anakku duu."
Akun @mahesya_sport menjawab, "Enggeh leres mbak (iya betul mbak)."
Akun yang sama juga menyampaikan bahwa suami Ning Umi Laila diceritakan sebagai seorang vokalis banjari di sebuah pondok pesantren.
Ia menulis, "Ustadz Anas namanya vokalnya Banjari ponpes sunan Kalijaga simo kalangan surabaya.
Pondok pesantren Kalijaga alumni neng umi laila."
Gus Anas dikenal sebagai figur muda yang memiliki latar belakang pesantren dan pendidikan formal yang solid.
Ia lulus dari UIN Sunan Ampel Surabaya dengan gelar Sarjana Ilmu Tafsir Al-Qur’an.
Ning Umi Laila juga pernah kuliah di UIN Sunan Ampel Surabaya yang memperkuat perannya sebagai pendakwah perempuan di Indonesia.
Meski sekarang terkenal, Gus Anas sebenarnya adalah orang yang sederhana.
Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat religius di Kabupaten Gresik.
Anas Hidayatulloh tinggal di Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Gresik.
Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, anak dari pasangan Muslimin dan Nur.
Lingkungan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadiannya dan perjalanan hidupnya.
Ayah Anas aktif sebagai ketua takmir masjid dan juga mahir menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Ibu Anas adalah guru TPQ yang berkomitmen mengajarkan Al-Qur’an di rumah, menunjukkan sikap sederhana dan nilai keagamaan yang kuat.
Sejak duduk di MI Ma’arif Sidomukti, Anas sudah menunjukkan minat besar terhadap dunia keagamaan.
Ia kemudian lanjutkan pendidikan dengan mondok di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, Surabaya, sejak jenjang SMP hingga kuliah.
Di pesantren, bakat Anas dalam bernyanyi banjari dan qiroah terus berkembang.
Suaranya yang merdu sering dipakai dalam acara keagamaan.
Kiprahnya dikenal luas, terutama di Surabaya, hingga sering dipanggil sebagai ustadz.
Saat ini, Anas merupakan mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).
Selain aktif kuliah, ia juga menekuni dunia akademik dengan menulis artikel di jurnal berisi tafsir Al-Qur’an, menunjukkan langkahnya sebagai penulis muda di kampus.
Meski memiliki kemampuan dan prestasi di berbagai bidang, Anas dikenal sebagai orang yang pendiam, sopan, dan rendah hati.
Kehidupannya cenderung jauh dari perhatian publik.
Bahkan, pernikahannya dengan Ning Umi Laila berlangsung sederhana dan tidak banyak diketahui oleh tetangga hingga hari pelaksanaan.
Setelah menikah mereka berdua menjalankan umroh di mekkah medinah Arab Saudi.
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengadakan acara wisuda ke-104 pada hari Minggu, 20 Agustus 2023, di mana sekitar 2000 lulusan baik laki-laki maupun perempuan mendapatkan gelar Sarjana dari berbagai jurusan studi.
Baca Juga: 25+ Quotes Baru Ning Umi Laila Menikahi Gus Anas Hidayatullah yang Menginspirasi
Salah satu hal menonjol dalam momen bersejarah ini adalah pengumuman tentang beasiswa program studi pascasarjana yang diberikan oleh Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag, Grad.Dip.SEA, M.Phil, Ph.D, memberikan penghargaan kepada seorang daiyah muda yang berbakat, Ummi Lailatur Rahmah Hadi, yang lebih dikenal dengan panggilan Ning Umi Laila.
Ning Umi Laila, yang juga terkenal karena akun media sosialnya yang banyak pengikut, menerima penghargaan khusus di acara wisuda tersebut.
Dalam sambutan yang penuh semangat, Umi Laila menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga, dosen, serta seluruh civitas akademika UINSA yang telah mendukung dan membantu dirinya mencapai prestasi yang sangat luar biasa ini.
Umi Laila dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Rektor beserta seluruh jajaran pengurus, Bapak Dekan beserta timnya, seluruh dosen, serta seluruh civitas akademika Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya yang telah mendampingi kami hingga hari wisuda ini.
Umi Laila juga menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pentingnya media sosial dalam menunjang kariernya.
Baca Juga: Gus Anas Hidayatullah yang Menikahi Ning Umi Lalila Ternyata Seorang Penulis Tafsir Quran
Dengan memiliki akun TikTok yang terdiri dari lebih dari 6 juta pengikut dan saluran YouTube yang disusuri oleh 225 juta orang, Umi Laila telah berhasil membangun pengaruh besar dalam menyampaikan pesan positif serta nilai-nilai Islam.
Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi Umi Laila.
"Kami sangat bangga melihat Umi Laila, seorang daiyah muda yang telah berhasil menginspirasi banyak orang melalui media sosialnya."
"Kami yakin beasiswa S2 ini akan memberinya kesempatan lebih besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat," kata Prof. Muzakki.
Dalam suasana yang sedih, Umi Laila juga menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tuanya atas dukungan dan doa mereka selama proses belajarnya.
Ibu saya yang selalu berdoa dengan sujudnya, doa beliau selalu menjadi kekuatan untuk kesuksesan anak-anaknya, tubuhmu memang sakit tapi doamu terus mengarah ke langit.
Baca Juga: Gus Anas Hidayatullah yang Menikahi Ning Umi Lalila Ternyata Seorang Penulis Tafsir Quran
"Dan untuk ayah, namamu akan selalu jadi sumber semangat yang paling kuat. Hingga saat ini, ayah, anakmu sudah menjadi sarjana," kata Umi Laila sambil mencoba menahannya air mata.
Dengan kepribadiannya yang menginspirasi dan keberhasilannya dalam menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan pesan positif, Umi Laila telah menunjukkan bahwa anak muda memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa.
Suasana serius dan penuh rasa bangga menghiasi acara wisuda Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya pada 8 Februari 2026.
Di antara para wisudawan yang hadir, Ning Umi Laila menjadi sorotan karena secara resmi diwisuda sebagai lulusan program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dengan gelar M.Sos.
Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian pribadi di bidang akademik, tetapi juga menunjukkan komitmen dan ketekunan beliau sebagai seorang pemuda pengajian yang terus berusaha memperkuat pengetahuan ilmiah meskipun jadwalnya sangat padat.
Baca Juga: Sosok Gus Anas Hidayatullah yang Menikahi Ning Umi Laila
Sebelumnya, masyarakat mengenal Ning Umi Laila sebagai seorang yang berbakat di berbagai bidang dan memiliki pengaruh yang luas dalam dunia penyiaran Islam.
Beliau dikenal sebagai penyiar program keagamaan di RCTI, penyanyi sholawat dengan suara yang unik, serta seorang influencer keagamaan yang rutin membagikan pesan positif melalui media sosial.
Keberhasilannya mendapatkan gelar magister di Fakultas Dakwah dan Komunikasi /FDK UINSA seolah menjadi jawaban atas tantangan dalam dakwah modern yang kini harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Setelah upacara wisuda ke-113 selesai, Ning Umi Laila tidak bisa menahan rasa girangnya.
Dengan wajah penuh rasa syukur, beliau berbagi momen yang penuh perasaan tersebut kepada rekan-rekan media.
"Alhamdulillah, hari ini kami telah selesai melangsungkan prosesi wisuda ke-113 untuk tingkat Sarjana, Magister, dan Doktor."
"Acaranya berjalan sangat lancar, penuh perasaan, dan sungguh luar biasa, Masya Allah," ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi siapa saja yang ingin berkembang.
Apresiasi juga datang dari Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA, Dr. Moch. Choirul Arif, S.Ag, M.Fil.I.
Beliau merasa bangga karena Ning Umi Laila lulus, dan berhasil menjalani peran sebagai Da’i yang terkenal sekaligus seorang mahasiswi.
Keberhasilan Ning Umi Laila membuktikan bahwa kurikulum kami sangat cocok dan bisa diikuti oleh para praktisi.
Baca Juga: Sosok Gus Anas Hidayatullah yang Menikahi Ning Umi Laila
"Kami berharap gelar ini menjadi berkah dan mendorong mahasiswa lain agar menyadari bahwa pendidikan tinggi adalah cara penting untuk meningkatkan kualitas penyiaran Islam di tingkat nasional," ujar Pak Dekan.
Secara keseluruhan, kemampuan para praktisi dalam menyelesaikan studi pascasarjana menunjukkan kualitas akademik yang baik dan terus dijaga dengan tetap mempertahankan standar yang tinggi oleh UIN Sunan Ampel Surabaya.
Baca Juga: 25+ Quotes Baru Ning Umi Laila Menikahi Gus Anas Hidayatullah yang Menginspirasi
Ini juga menunjukkan bahwa menggabungkan pengetahuan dan nilai spiritual bisa berjalan seimbang untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin rumit.
Melalui program studi yang selalu mengikuti perkembangan teknologi, perguruan tinggi terus berusaha membentuk sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi nyata di tingkat nasional hingga internasional, dengan menjaga integritas keilmuan yang dapat dipercaya. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi