RADARSEMARANG.ID, Semarang — Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara Lc D E S A PhD, atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Abdul Somad ( UAS ) lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatara Utara pada tanggal 18 Mei 1977.
Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara merupakan seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas kajian agama Islam, khususnya kajian ilmu hadis dan ilmu fikih.
Pria kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977 ini dalam ceramahnya banyak mengangkat berbagai macam masalah agama terutama kajian hadis dan ilmu fikih.
Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024
Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024
Baca Juga: Makna, Sejarah, Keutamaan dan 10 Amalan Bulan Jumadil Awwal
Tidak jarang Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara juga mengambil tema kebangsaan.
Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara memiliki darah Batak-Melayu.
Ayahnya keturunan Batak sedangkan sang ibu Melayu.
Sejak SD, UAS kecil memang sudah dididik di sekolah yang berlandaskan Tahfidz Al Qur’an.
Setelah lulus dari SD Al Washliyah, dirinya pun melanjutkan sekolah ke MTs Mu’allimin al Washliyah.
Setelah tamat, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara remaja sempat masuk Pondok Pesantren Darul Arafah Deliserdang Sumatera Utara selama setahun.
Setelahnya, ia pindah ke Riau dan melanjutkan sekolah di Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragini Hulu.
Selepas itu, ia pun kuliah di UIN SUSKA Riau selama 2 tahun.
Pada 1998, saat usianya 21 tahun, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara menjadi bagian dari 100 orang Indonesia yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Mesir untuk kuliah di Al Azhar University Mesir.
Ia mendapatkan gelar Lc dari universitas tersebut dalam kurun waktu 3 tahun 10 bulan.
Tahun 2004, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara kembali menerima beasiswa yang dibuka oleh kerajaan Maroko untuk melanjutkan S2 di Daar al Hadits Al Hassania Institute.
Baca Juga: Jadwal Sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan November 2024
Baca Juga: November, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf akan Bersholawat di Semarang, Ini Jadwalnya!
Baca Juga: KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir, Catat Jadwalnya
Kesempatan itu sangat terbatas, institut tersebut hanya menerima 20 murid setiap tahunnya, 15 untuk orang Maroko, sedangkan sisanya untuk warga asing.
Berbekal ilmu agama yang cukup, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara menjadi penceramah agama hingga ia dikenal sebagai ustadz.
Namanya tersohor karena materi ceramahnya sering diunggah ke youtube.
Tak hanya orang Riau, tapi pelosok Indonesia pun bisa menyimaknya lewat jejaring media sosial tersebut.
Ulama yang kerap menggunakan peci hitam ini memiliki kajian-kajian yang tajam dan lugas.
Banyak orang yang menyukai tausiahnya karena dikemas dengan menarik.
Ceramahnya juga mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.
Selain sebagai ustadz, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara juga menjadi dosen di beberapa Perguruan Tinggi Islam.
Ia mengajar Bahasa Arab, Tafsir dan Hadits, dan Agama Islam.
Tak hanya itu, ia juga anggota Komisi Pengkajian dan Keorganisasian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masal Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Riau.
Baca Juga: Haul Solo 2024 Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Panitia Siapkan 1,85 Ton Beras dan 260 Ekor Kambing
Nama Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara mendadak ramai dibicarakan di dunia sosial media terkait komentarnya terhadap artis Rina Nose yang membuka hijabnya.
Namanya kembali mencuat tatkala safari dakwahnya di Bali pada 8 Desember 2017 dijegal oleh kelompok ormas yang mengatas namakan Komponen Rakyat Bali (KRB) dan anggota DPD RI, Arya Wedakarna.
Namun, dengan keyakinan dan keberaniannya serta negosiasi yang alot, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara akhirnya tetap berdakwah di Bali.
Ia menolak dituduh sebagai ustadz yang anti NKRI, bahkan ia dengan lantang tidak akan tunduk atas intimidasi preman-preman berbungkus nasi.
Biodata Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara
•Nama lengkap: Abdul Somad Batubara
•Nama panggilan: Ustaz Abdul Somad (UAS)
•Tempat, tanggal lahir: Sumatera Utara, 18 Mei 1977
•Zodiak: Taurus
•Agama: Islam
•Orang tua: Bakhtiar, Rohana
Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia
Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober
•Pasangan: Mellya Juniarti (Cerai), Fatimah Az Zahra Salim Barabud (sekarang)
•Anak-anak: Mizyan Haziq Abdillah, Samy Ahmad Mesbahy ‘Ibadillah
•Media sosial: @Ustadzabdulsomad_official (Instagram)
•Pendidikan: Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Institut Darul Hadits Al Hassaniyah, Universitas Islam Omdurman
•Pekerjaan: Pendakwah
PENDIDIKAN
SD al Washliyah, Medan (1984-1990)
MTs Mu’allimin al Washliyah, Medan (1990-1993)
Pondok Pesantren Darularafah Deliserdang Sumatera Utara (1993-1994)
Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragini Hulu, Riau (1994-1996)
UIN SUSKA Riau
Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029
Baca Juga: Sejarah Berdirinya Majelis Ta’lim dan Sholawat Az Zahir
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam
S1 Al Azhar University Mesir
S2 Daar al Hadits Al Hassania Institute Maroko (2008)
KARIER
Penceramah Agama
Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau
Dosen Tafsir dan Hadis di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN SUSKA, Riau
Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar, Yayasan Masmur Pekanbaru
Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian (2009-2014)
Baca Juga: Meluap! Ribuan Jama’ah hadir di PHBI Langensari Bersholawat bersama Majelis Gandrung Nabi
Baca Juga: Diawali dari semangat Al Habib Masyhur, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Majelis Al Muqorrobin
Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan (2009-2014)
Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Provinsi Riau (2009-2014)
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, beliau memiliki landasan yang kokoh untuk menyampaikan pesan-pesan agama Islam dengan baik.
Karir Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara di dunia pendidikan Islam telah mencapai puncaknya.
Sejak tahun 2009, beliau telah bertugas sebagai dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Selain itu, beliau juga mengajar Tafsir Hadis di Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau dan Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar Yayasan Masmur Pekan Baru.
Selama berkarir, beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota MUI dan Badan Amil Zakat Riau, serta sebagai sekretaris di Lembaga Bahtsul Masail.
Keberhasilannya dalam dunia pendidikan dan aktivitas sosial telah memberikan inspirasi bagi banyak generasi muda.
Berikut beberapa fakta-fakta menarik tentang Ustaz Abdul Somad atau UAS yang jarang diketahui banyak orang:
•Darah ulama mengalir dari keluarga besar Ustaz Abdul Somad, yakni Syekh Abdurrahman yang dikenal sebagai Tuan Syekh Silau Laut I.
Baca Juga: Dikenal Sederhana dan Jadi Panutan, Sosok Gus Lik Kyai Terkemuka Asal Jamsaren Kediri Wafat
Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik
Baca Juga: Ini Dia Susunan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029
•Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara telah mengenyam Pendidikan Agama Islam secara khusus sejak duduk di bangku sekolah dasar.
•Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara meraih beasiswa dari pemerintah Mesir untuk kuliah di Universitas Al Azhar hingga lulus pada 2002. Kemudian ia melanjutkan program S2 di Institut Darul Hadits Al Hassaniyah Rabat dari Kerajaan Maroko.
•Setelah lulus S2, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara menjadi dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau untuk mengajar tentang Agama Islam.
•Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara sangat disukai oleh jamaah karena sering memberikan dakwah yang berhubungan dengan nasionalisme.
•Selain berdakwah dan mengajar, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara juga memiliki keterampilan menulis yang baik. Bahkan ia sering merilis buku-buku tentang agama Islam seperti “Pertanyaan Seputar Sholat”.
•Sebagai salah satu pendakwah terkenal, Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara memiliki banyak pengikut dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa, selebriti, hingga pejabat.
•Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara telah bercerai dari istrinya, Mellya Juniarti sejak 12 Juli 2019. Ia kembali menikah dengan Fatimah Az Zahra Salim Barabud pada 28 April 2021.
Karya-karya Buku yang Ditulis oleh Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara
Berikut adalah judul-judul buku yang pernah ditulis oleh Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara:
• 37 Masalah Populer
Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya
Baca Juga: Apa Itu Kurikulum Deep Learning? Yang disebut Mendikdasmen RI, Ini dia 3 Elemen didalamnya.
• 99 Pertanyaan Seputar Sholat
• 33 Tanya Jawab Seputar Qurban
• Tanya jawab seputar tauhid, ahlak, shalat, puasa, zakat, haji, kredit, riba & fatwa milenial lainnya
• Semua Ada Saatnya Karya : Syaikh Mahmud Al Mishri (diterjemahkan oleh : Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara)
• 35 kisah saat maut menjemput
• 30 mutiara Ramadhan
• 15 sebab dicabutnya berkah
• 32 naskah khotbah
• Ustaz Abdul Somad Menjawab
Baca Juga: Kisi-kisi Materi Seleksi Kompetensi Bidang CPNS dan Jadwal Terbaru
Baca Juga: Sejarah, Makna, Tujuan, Tema, Filosofi, Logo, Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November
• 77 tanya jawab seputar shalat
• 40 hadits zikir dan doa menurut sunnah
• Amalan yang paling dicintai Allah
• 30 Fatwa seputar Ramadhan : Syekh ‘Athiyyah Shaqar, Syekh DR Yusuf Al Qaradhawi, Syekh DR. Ali Jum’a
•Metode takhrij hadits
Terjemahan yang Dibuat oleh Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara
Berikut adalah deretan terjemahan atau tafsiran yang dibuat oleh Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara:
• 2004, 55 Nasihat Perkawinan Untuk Perempuan, (Judul Asli: 55 Nashihat li al-banat qabla az-zawaj), Penulis: DR. Akram Thal’at, Dar at-Ta’if, Cairo. Diterbitkan oleh Penerbit Cendikia Sentra Muslim-Jakarta.
• 2004, 101 Kisah Orang-Orang Yang Dikabulkan Doanya (Judul Asli: 101 Qishash wa Qishah li Alladzina Istajaba Allah Lahum Ad-Du’a’, Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Azzam – Jakarta.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Nama Menteri Kabinetnya: Kabinet Merah Putih
Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto
Baca Juga: Ini Daftar 48 Nama Menteri dan Kepala Lembaga Presiden H Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih
• 2004, 30 Orang Dijamin Masuk Surga (Judul Asli: 30 al-mubasysyarun bi al-jannah), DR.Mustafa Murad, Dar al-Fajr li at-Turats,Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta.
• 2004, 15 Sebab Dicabutnya Berkah (Judul Asli: 15 sabab min asbab naz’ al-barakah), Penulis: Abu Al-Hamd Abdul Fadhil, Dar ar-Raudhah-Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta.
• 2004, Indahnya Seks Setelah Menikah (Judul Asli: Syahr al-‘asal bi la khajal), DR. Aiman Al-Husaini, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif, Jakarta.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Lantik 55 Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Nama-namanya
Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober
Baca Juga: Meriah! Karnaval Pembangunan Desa Sumberejo Kecamatan Pabelan Ditonton Ribuan Warga
Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya
Baca Juga: Baru Tahu, Ternyata Begini Struktur Organisasi Gerakan Pramuka
Baca Juga: Mengapa Hari Pramuka Diperingati Setiap Tanggal 14 Agustus? Ternyata Begini Sejarahnya
• 2004, Beberapa Kekeliruan Memahami Pernikahan (Judul Asli: Akhta’ fi mafhum az-zawaj, Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif- Jakarta.
• 2008, Perbuatan Maksiat Penyebab Kerusakan Rumah Tangga (Judul Asli: Al-Ma’ashi Tu’addi ila Al-Faqri wa Kharab Al-Buyut), Penulis: Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar, Jakarta.
• 2009, Sejarah Agama Yahudi (Judul Asli: Tarikh ad-Diyanah al-Yahudiyyah), diterbitkan oleh Pustaka al-Kautsar, Jakarta.
Demikianlah uraian tentang biografi Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara semoga menjadi inspirasi bagi kita semua dan bermanfaat. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi