Putri pertama pasangan Jupri dan Ainistiqomah ini juga menjadi delegasi Demak di event MQK tingkat Provinsi Jateng di Lebaksiu Tegal.
Saat ini, gadis kelahiran Demak, 5 September 2001 ini aktif menempa karakter di sejumlah organisasi. Menurut dia, teori cukup 20 persen, sedangkan 80 persennya adalah praktik.
“Inilah yang mendorong saya untuk senantiasa mengikuti kegiatan yang sifatnya praktik lapangan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Selain itu, lanjut dia, ilmu yang diperoleh, harus juga diamalkan. Karena sekecil apapun ilmu yang kita amalkan, tentu akan menjadi berkah dan manfaat bagi orang lain.
“Selain itu, ridho orang tua dan guru jadi kunci keberkahan,” katanya. (fgr/aro) Editor : Agus AP