Tak tanggung-tanggung, mahasiswi Royal Melbourne Institute of Technology ini bahkan rela menggunakan uang tabungannya senilai Rp 30 juta untuk berdonasi. Donasi tersebut berupa hand sanitizer dan disinfektan yang ia berikan ke sejumlah rumah sakit di Semarang. Seperti RS Telogorejo dan RS St Elisabeth. Tak hanya itu, Stefany juga membagikan sejumlah uang dan kebutuhan pokok kepada para pasien korona di kota kelahirannya, Pekalongan.
"Karena aku ada rezeki lebih jadi ada baiknya aku bantu orang-orang yang saat ini sedang membutuhkan. Terlebih, Covid-19 ini impact-nya sangat besar untuk masyarakat. Banyak yang kehilangan pekerjaan juga karena pandemi ini," papar putri pasangan Dennis Santoso dan Debora Lina Wati ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Stefany mengungkapkan, uang tabungannya tersebut merupakan hasil dari usahanya di bidang impor. Ya, sembari kuliah, Stefany juga menghabiskan waktunya untuk merintis bisnis impor kosmetik.
Ia mengaku merintis bisnis tersebut lantaran ingin mandiri secara finansial, sehingga bisa lebih banyak melakukan donasi. Dara cantik kelahiran 17 Juni 2000 ini juga tak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan donasi di rumah sakit di Pekalongan.
"Aku ingin mengajak anak-anak muda untuk ikut bergerak saling bahu-membahu menolong sesama. Karena anak mudalah yang paling bisa diandalkan saat ini," katanya. (nor/aro) Editor : Agus AP