Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Al Firdaus BSB Mijen Wisuda 90 Siswa Paud dan RA

Taufiq Rikhoyadi • Sabtu, 20 Juni 2020 | 18:16 WIB
Siswa Al Firdaus BSB Mijen bergiliran mengikuti proses kelulusan angkatan tahun 2020 dengan standar pembatasan. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Siswa Al Firdaus BSB Mijen bergiliran mengikuti proses kelulusan angkatan tahun 2020 dengan standar pembatasan. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sekolah PAUD & TK Islam (RA) Al Firdaus BSB Mijen meluluskan 90 siswa angkatan tahun 2020, meliputi tingkat Play Group dan TK B. Kelulusan ini dilaksanakan tanpa perayaan mengingat situasi yang terbatas.

Alhamdulillah terlaksana akhirussanah dengan lancar. Proses administasi kelulusan dilakukan dengan pembatasan kontak dan mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran. Langkah-langkah inipun, tetap kami diterapkan dalam masa penerimaan siswa baru yang saat ini juga sedang berlangsung,” papar Kepala Sekolah Kundarti Ari, Jumat (19/6/2020).

Karena keadaan pandemi covid-19, kali ini para lulusan tidak dapat mengikuti kegiatan bersama seperti tahun–tahun sebelumnya. Kendati demikian, Kundarti Ari berharap tidak mengendurkan silaturahmi orang tua dan siswa yang lulus dengan lembaga sekolah. “Anak di bawah 6 tahun usia emas dan dasar untuk menjadi besar. Mari sama-sama semangati anak-anak kita. Terus belajar sampai jenjang tertinggi,” jelasnya.

Sekolah Al Firdaus memiliki program pendidikan Paud, RA/TK, Homeschooling, PKBM (SD-SMP-SMA). Setiap tahun rutin menggelar wisuda. Tujuannya memotivasi anak agar mempersiapkan diri sejak dini hingga perguruan tinggi.”Tema kelulusan tahun ini pelangi. Harapannya menjadi kenangan indah dan bertabur harapan, tetap optimis melangkah dan terus belajar,” ungkap Kundarti Ari.

Salah satu orang tua, Kiki Rangka, berterima kasih atas usaha para guru selama ini, khususnya di masa pandemi. “Guru mengajarkan anak kita yang masih kecil dari belum banyak tahu apa-apa, dengan semangat, sabar dan penuh bertanggung jawab. Tugas mulia yang terus diingat,” ucap orang tua siswa Sydan ini. (fiq/bis/ida) Editor : Taufiq Rikhoyadi
#Berita Semarang