Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Madura United Resmi Datangkan Bima Koto dari FC Bekasi City

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:08 WIB
Bursa transfer Super League 2026
Bursa transfer Super League 2026

 

RADARSEMARANG.ID –  Madura United kembali menjadi sorotan di bursa transfer Super League 2026/2027 setelah resmi mendatangkan penjaga gawang Bimasakti Andiko atau yang dikenal dengan nama Bima Koto dari FC Bekasi City.

Kehadiran kiper berusia 29 tahun itu menambah opsi di bawah mistar gawang Laskar Sape Kerrab yang tengah melakukan perombakan skuad usai menjalani musim yang penuh naik turun.

Manajemen menegaskan bahwa perekrutan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kedalaman tim, terutama di sektor penjaga gawang yang membutuhkan persaingan sehat dan stabilitas performa sepanjang musim.

Kepastian bergabungnya Bima Koto diumumkan melalui kanal resmi klub dan langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional, khususnya pendukung Madura United.

Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa perekrutan ini bukan sekadar penambahan pemain, melainkan bagian dari kebutuhan teknis tim.

“Kami mendatangkan Bima Koto untuk saling backup di posisi penjaga gawang,” demikian pernyataan tim, dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (30/6). 

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa peran Bima akan difokuskan sebagai pelapis sekaligus pesaing sehat di sektor kiper utama.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Dia Syayid dan Eksel Runtukahu

Bima Koto sendiri datang dengan modal pengalaman cukup panjang di sepak bola Indonesia. Pada musim sebelumnya bersama FC Bekasi City, yang berkompetisi di Championship, ia mencatatkan 10 penampilan.

Pengalaman tersebut dianggap cukup penting untuk menambah kedalaman skuad Madura United yang musim lalu sempat mengalami inkonsistensi performa. Selain itu, jam terbangnya di berbagai klub juga menjadi pertimbangan utama manajemen dalam merekrutnya.

Sebelum berseragam Madura United, Bima Koto pernah memperkuat sejumlah klub tanah air yang cukup dikenal dalam kancah sepak bola nasional. Ia tercatat pernah membela Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, Badak Lampung, Aceh United, hingga Persijap Jepara.

Deretan klub tersebut menunjukkan bahwa Bima bukan nama baru di kompetisi sepak bola Indonesia, melainkan pemain yang sudah malang melintang dan memahami dinamika kompetisi di berbagai level.

Madura United sendiri memang sedang berada dalam fase evaluasi besar setelah musim sebelumnya berakhir kurang memuaskan. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu hanya mampu finis di peringkat 14 klasemen Super League dengan raihan 35 poin dari 9 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 17 kekalahan.

Catatan tersebut menjadi alarm penting bagi manajemen untuk melakukan perombakan skuad secara menyeluruh demi memperbaiki performa di musim baru.

Langkah mendatangkan Bima Koto juga tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Madura United telah lebih dulu memperpanjang kontrak tiga penjaga gawang yang sudah ada dalam skuad, yakni Adhitya Harlan, Mochammad Diky, dan Rendy Razzaqu. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa sektor kiper menjadi salah satu fokus utama dalam perencanaan tim.

Di sisi lain, klub juga mengumumkan tidak memperpanjang kerja sama dengan dua kiper lainnya, yaitu Miswar Saputra dan Satrio Azhar. Perubahan ini menandai adanya regenerasi sekaligus penyegaran di posisi paling krusial dalam permainan sepak bola.

Dengan masuknya Bima Koto, persaingan di bawah mistar Madura United dipastikan akan semakin ketat. Situasi ini dinilai positif oleh tim pelatih karena dapat meningkatkan kualitas latihan serta performa saat pertandingan.

Dalam sepak bola modern, kedalaman skuad terutama di posisi kiper menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi sepanjang musim yang panjang dan melelahkan.

Selain sektor penjaga gawang, perhatian publik juga tertuju pada langkah Madura United dalam memperkuat komposisi pemain asing. Manajemen klub telah memastikan bahwa mereka akan menggunakan total 10 pemain asing untuk menghadapi musim 2026/2027.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Jakarta dan Persijap Jepara Mulai Bersih bersih

Dari jumlah tersebut, tujuh pemain merupakan wajah lama yang masih dipertahankan, sementara tiga slot lainnya akan diisi oleh pemain baru yang hingga kini belum diumumkan secara resmi.

Kehadiran tiga pemain asing baru tersebut menjadi topik hangat di kalangan suporter. Banyak pihak menilai bahwa rekrutan tersebut akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing tim setelah musim yang kurang stabil.

Manajemen pun menegaskan bahwa proses seleksi pemain asing dilakukan secara hati-hati dan sesuai kebutuhan tim di beberapa posisi vital. Salah satu pemain asing yang sudah dipastikan bertahan adalah Jorge Mendonça. Bek asal Portugal itu menjadi pilar penting di lini pertahanan musim lalu.

Selain dikenal solid dalam bertahan, ia juga memiliki kontribusi ofensif yang cukup baik. Dalam 22 pertandingan, Mendonça berhasil mencetak 4 gol, sebuah catatan impresif untuk seorang pemain bertahan. Perannya yang stabil membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan dalam struktur pertahanan tim.

Meski demikian, tidak semua pemain asing bertahan di Madura United. Klub telah mengumumkan perpisahan dengan tiga legiun asing, yakni Bonet Boger Badia atau Ruxi, Emerson Souza, dan Junior Brandao.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim musim lalu. Dengan kepergian mereka, Madura United memiliki ruang untuk mendatangkan pemain baru yang diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih.

Nama-nama calon pemain asing baru pun mulai ramai diperbincangkan di kalangan pecinta sepak bola nasional. Beberapa di antaranya adalah Dimitar Mitkov dari Bulgaria, Danilo Santacruz dari Paraguay, Markel Foni Ibarguren dari Spanyol, hingga Gali Freitas dari Timor Leste. Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub terkait siapa saja yang benar-benar akan bergabung.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persita Tangerang Resmi Lepas 13 Pemain, Bali United Bidik Striker Eropa

Presiden Madura United, Prof. Achsanul Qosasi, sebelumnya telah memberikan gambaran mengenai arah kebijakan transfer klub. Ia menyebutkan bahwa tiga pemain asing yang sedang diburu akan mengisi posisi berbeda untuk menjaga keseimbangan tim.

“Ketiga pemain itu diproyeksikan mengisi posisi striker, sayap, dan gelandang tengah,” ujarnya beberapa waktu lalu. 

Pernyataan ini memperjelas bahwa klub sedang fokus membangun kekuatan di lini depan dan tengah untuk meningkatkan produktivitas serangan.

Kebutuhan akan striker baru menjadi perhatian utama setelah berakhirnya kerja sama dengan Junior Brandao. Selain itu, posisi sayap dan gelandang tengah juga dianggap krusial untuk menambah kreativitas permainan serta menjaga ritme pertandingan.

Evaluasi musim lalu menunjukkan bahwa Madura United kerap kesulitan dalam menciptakan peluang konsisten, sehingga perbaikan di sektor ini menjadi prioritas utama.

Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, juga menegaskan bahwa proses pembentukan skuad masih terus berjalan. Ia memastikan bahwa manajemen tidak tinggal diam dan terus bekerja mencari pemain yang tepat. Umar juga meminta para pendukung untuk bersabar menunggu pengumuman resmi klub.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 2026/2027, Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Allano Lima, Padahal Sang Pemain Masih Ingin Bertahan

“Mohon bersabar. Manajemen tidak tinggal diam, terus bergerak membangun kerangka tim yang sekiranya bisa membuat Madura United bersaing pada musim depan,” ujar Umar, Senin (29/6/2026).

Di tengah berbagai spekulasi transfer yang berkembang, Madura United baru secara resmi memperkenalkan satu pemain baru selain Bima Koto, yaitu Angga Saputro. Kiper berpengalaman tersebut menjadi rekrutan pertama yang diumumkan secara resmi untuk musim baru. Kehadirannya semakin mempertegas fokus klub dalam memperkuat lini pertahanan, khususnya di sektor penjaga gawang.

Dengan kombinasi pemain lama, rekrutan baru, serta rencana kedatangan pemain asing tambahan, Madura United menunjukkan keseriusan dalam membangun tim yang lebih kompetitif.

 Perombakan yang dilakukan bukan hanya sekadar mengganti pemain, tetapi juga membangun ulang fondasi tim agar lebih stabil dan konsisten sepanjang musim.

Para pendukung Madura United kini menantikan bagaimana wajah baru tim akan terbentuk secara utuh sebelum kompetisi dimulai. Harapan besar disematkan agar Laskar Sape Kerrab mampu bangkit dari keterpurukan musim lalu dan kembali bersaing di papan atas Super League.

Dengan strategi transfer yang mulai terlihat jelas, serta fokus pada keseimbangan tim di semua lini, Madura United berupaya menjadikan musim 2026/2027 sebagai titik balik kebangkitan mereka di kancah sepak bola nasional.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bursa transfer Super League 2026 #Transfer pemain Liga Indonesia terbaru #Bursa transfer Super League 2026 2027 #transfer pemain #bursa transfer liga 1