Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Usai Dipermak Persebaya Surabaya di Depan Pendukungnya Sendiri, Ze Valente Curhat Begini

Sulistiono • Selasa, 27 Januari 2026 | 10:43 WIB
Ze Valente, curhat kandang rasa tandang usai PSIM di permak habis tamunya, Persebaya 0-3. (Jawa Pos)
Ze Valente, curhat kandang rasa tandang usai PSIM di permak habis tamunya, Persebaya 0-3. (Jawa Pos)

RADARSEMARANG.ID - Klub Super League asal Jogjakarta, PSIM diluar dugaan di hajar tamunya Persebaya Surabaya dengan skor telak 0-3 dihadapan pendukungnya sendiri di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/26). 

Usai di hajar tamunya, bintang PSIM Jogjakarta, Ze Valente mengungkapkan isi hatinya alias curhat untuk menggambarkan perasaan pahitnya, usai tim yang dibelanya dipermak habis Bajul Ijo. 

Dalam ungkapan perasaan yang di unggah di media sosialnya, Ze Valente mengungkapkan, bertanding di kandang sendiri serasa bermain tandang.

Dia merasa atmosfer kandang tak sepenuhnya berpihak pada PSIM. Gelandang andalan itu menyebut laga ini terasa seperti bermain di markas lawan. 

“Pertandingan rasa tandang yang sulit. Kami terus bekerja dan meningkatkan diri ????,” tulis Ze Valente di kanal instagram pribadinya.

Ungkapan Ze Valente itu terasa benar adanya, karena pendukung Persebaya atau Bonek yang datang langsung ke Stadion tampak menguasai stadion daan memberi dukungan penuh bagi Green Force. 

Kondisi ini membuat pemain PSIM seperti mengalami beban berat, karena bermain dikandang sendiri justru pendukungnya tak mampu membangkitkan atmosfer untuk mendukung PSIM. 

Sementara itu, pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel menilai anak asuhnya sejatinya tampil cukup baik di awal pertandingan. Dia melihat timnya mampu mengimbangi permainan Persebaya Surabaya di babak pertama. 

Baca Juga: Pemain Baru Persijap Baru Bawa Asa Laskar Kalinyamat Bertahan di Super League

“Saya rasa di babak pertama kami bermain cukup bagus dan kami tahu bahwa Persebaya hanya menunggu kami melakukan kesalahan,” kata Van Gastel.

Dia menilai gol pertama terjadi karena posisi pemain PSIM kurang ideal. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#psim jogjakarta #Super League #jogjakarta #Persebaya Surabaya #kandang #dipermak #Ze Valente #psim #Tandang #stadion sultan agung bantul #Persebaya