Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gelombang Pelatih Asal Belanda Serbu Liga 1, Fenomena Apakah Ini?

Sulistiono • Rabu, 2 Juli 2025 | 19:58 WIB
Jean Olde Riekrink, juru taktik asal Belanda yang sukses membawa Dewa United sebagai klub papan atas Liga 1. (media Dewa United)
Jean Olde Riekrink, juru taktik asal Belanda yang sukses membawa Dewa United sebagai klub papan atas Liga 1. (media Dewa United)

RADARSEMARANG.ID - Beberapa klub yang akan bertarung di Liga 1 musim 2025/2026 memastikan akan menggunakan jasa juru taktik dari negeri kincir angin, Belanda, setelah mereka secara resmi mengikat kontrak.

Tercatat ada empat klub Liga 1 yang memastikan akan di latih coach dari Belanda yakni Dewa United, PSIM Yogyakarta, Bali United dan Persis Solo yang baru saja mengumumkan nama pelatihnya asal Belanda. 

Apakah fenomena ini mengekor Timnas Indonesia yang secara kebetulan saat ini tengah di latih Patrick Kluivert dan staf kepelatihan yang sebagian besar dari Belanda?

Rasanya tidak, karena kedatangan pelatih asal Belanda sudah di mulai sebelum Kluivert melatih Timnas. 

Apalagi sebelum serbuan gelombang pelatih asal Belanda menyerbu Liga 1 musim 2025/2026, beberapa klub Indonesia jauh sebelumnya pernah di tukangi pelatih asal Belanda dan mereka dinilai cukup berhasil membawa klubnya berprestasi. 

Sebut saja Robert Rene Albert yang pernah melatih dua klub besar Indonesia yakni Persib Bandung dan Arema FC. Sebelumnya ada Henk Wullems yang pernah membesut Bandung Raya dan  Arema FC.  

Pasca keduanya hengkang dari Indonesia beberapa tahun lalu, sudah tidak ada lagi klub-klub Liga 1 yang menggunakan juru taktik dari Belanda. Klub Liga lebih banyak memakai pelatih dari Eropa Timur dan lokal. 

Dewa United tercatat sebagai klub yang mengawali menggunakan jasa pelatih dari negeri kincir angin itu.

Dewa United saat ini di latih Jan Olde Riekerink. Dia bahkan di kontrak sejak 2023 atau sudah dua setengah musim bersama Dewa United. 

Bersama Jan Olde Riekerink, Dewa United menjelma sebagai klub papan atas Liga 1, mereka nyaris menjadi kampiun juara Liga musim 2024-2025.

Namun di ujung kompetisi Dewa United tergelincir dan finish di peringkat runner up Liga 1. 

Prestasi mengesankan ini membuat tim berjuluk Banten Warrios ini memperpanjang kontrak Jan Olde untuk menukangi Dewa United musim 2025-2026.

Kapasitas Jan Olde yang pernah menjadi Direktur Teknik klub Ajaz Amsterdam Junior dan beberapa klub eropa membuat Dewa United kini menjadi klub yang diperhitungkan dalam perebutan juara Liga 1 musim ini. 

"Alasan merekrut Jan olde saat itu karena kami melihat CV beliau yang banyak melatih klub-klub besar di Eropa. Tapi yang paling menarik perhatian saya saat dia selama 10-11 tahun sebagai Dirtek Youth Development di Ajax, dengan pengalaman beliau tersebut sesuai dengan filosofi dari Dewa juga," ungkap Presiden Dewa United Ardian Satya Negara. 

Baca Juga: Kisruh Malam 1 Suro hingga Viral di Medsos, Karyawan PT Adonia Tegal Alami Kesurupan Massal

Prestasi mengesankan Jan Olde Riekerink bersama Dewa United, membuat Bali United kesengsem ingin juga di latih coach dari Belanda. Musim ini Bali United mendatangkan Johny Jansen. 

Klub promosi musim ini, PSIM Yogyakarta, juga ikut menggunakan jasa pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel. Klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini berharap sentuhan dingin pelatih Belanda.

Tetangga PSIS Semarang,  Persis Solo juga tak mau ketinggalan mengikat kontrak pelatih asal Belanda, Peter de Roo. Persis Solo sudah lama ngebet ingin di latih juru taktik dari Belanda. (sls) 



 

Editor : Baskoro Septiadi
#pelatih asal belanda #klub liga 1 #dewa united #bali united #psim #persis solo #Musim 2025 2026 #liga 1