Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semarang Jadi Pilot Project Nasional, KB Bank Sulap Priority Banking Lebih Santai dan Interaktif

K
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie (kanan) saat memperkenalkan layanan KB Bank Prioritas.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie (kanan) saat memperkenalkan layanan KB Bank Prioritas.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Layanan priority banking identik dengan suasana formal dan eksklusif. Namun konsep itu coba diubah KB Bank. Lewat kantor cabang barunya di Kota Semarang, bank asal Korea Selatan ini menghadirkan konsep priority banking yang lebih santai, interaktif, dan dekat dengan nasabah.

Kota Semarang pun dipilih menjadi pilot project nasional untuk konsep baru tersebut. Dari Kota Atlas, KB Bank akan mulai mengembangkan layanan priority banking berbasis komunitas sebelum diperluas ke kota lain seperti Jakarta dan Surabaya.

Advertisement

Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan lewat layanan priority banking ini ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi nasabah affluent maupun middle segment. Tidak sekadar transaksi perbankan, tetapi juga membangun relasi dan komunitas.

“Di Cabang Semarang ini (layanan priority banking) adalah yang pertama, pilotnya di sini,” ujar Kunardy saat ditemui usai pembukaan kantor KB Bank di Semarang, Kamis (21/5).

Menurutnya, konsep priority banking selama ini cenderung monoton. Karena itu, KB Bank mencoba membuat layanan yang lebih santai dan menyenangkan. Sehingga nasabah merasa nyaman dan memiliki kedekatan emosional dengan bank.

Advertisement

"Kita mau membuat sebuah komunitas. Kalau hanya multi banking center yang biasa, itu biasa saja. Kita mau membedakan, dengan layanan priority banking, kita mau membuat sesuatu yang fun," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kunadry menyebut Kota Semarang dipilih karena dinilai menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Terlebih, arus investasi di kawasan industri Jawa Tengah terus berkembang.

“Semarang ini merupakan pusat untuk aktivitas bisnis di Jawa Tengah,” ujarnya.

Dia melihat Jawa Tengah memiliki daya tarik besar bagi investor. Selain itu biaya tenaga kerja masih kompetitif dan kawasan industri terus tumbuh, mulai Kendal hingga Batang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Poltekkes Kemenkes Semarang dan Kader Posyandu Dorong Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Anak

Poltekkes Kemenkes Semarang dan Kader Posyandu Dorong Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Anak

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang menggelar pelatihan untuk kader posyandu di Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik.

Panen Melon dan Ubi, Program Ketahanan Pangan Wali Kota Semarang Agustina Mulai Berbuah Hasil

Panen Melon dan Ubi, Program Ketahanan Pangan Wali Kota Semarang Agustina Mulai Berbuah Hasil

Program ketahanan pangan yang digagas Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mulai membuahkan hasil.

Arifin Kembangkan Genta Edu, Ekosistem Digital Pembelajaran yang Dipakai 22 Sekolah

Arifin Kembangkan Genta Edu, Ekosistem Digital Pembelajaran yang Dipakai 22 Sekolah

Muhammad Arifin Baihaqi, M.Pd., guru Kelas V-A SD Negeri Sekaran 01 mengembangkan Genta Edu. Yakni ekosistem pembelajaran digital yang seluruh layanannya gratis untuk guru dan siswa di Indonesia, terutama di jenjang SD. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer