RADARSEMARANG.ID - Kabar duka datang dari sepakbola Indonesia, ayah pemain timnas Indonesia Rachmad Irianto, Bejo Sugiantoro meninggal dunia.
Legenda Persebaya Surabaya dan mantan bek timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro menghembuskan nafas terakhirnya sore ini, Selasa 25 Februari 2025 di usia 47 tahun.
Kepergiannya begitu mengejutkan, mantan pemain dan mantan pelatih Persebaya itu ambruk saat bermain bola dengan sesama mantan pemain Persebaya Surabaya.
Bejo adalah bek tangguh semasa masih menjadi pemain. Dia memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 1997 dan 1999.
Baca Juga: Innalillahi, Legenda Persebaya Coach Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia
“Mas Bejo jatuh sendiri saat main bola pada babak kedua bersama kami, mantan-mantan pemain sepak bola,” ujar Maura Helly, mantan pemain Persebaya.
Bejo sempat dilarikan ke RS Royal, namun nyawanya tak tertolong.
Loyalitas seorang Bejo Sugiantoro sudah melekat dengan Persebaya Surabaya.
Lahir di Sidoarjo, 2 April 1977, ia mengawali karier dari klub internal Persebaya, Indonesia Muda, lalu bergabung dengan Persebaya junior di Piala Haornas 1994.
Berkat performa apiknya, Bejo masuk dalam program PSSI primavera.
Selama kariernya, Bejo memperkuat beberapa klub besar, seperti Persebaya Surabaya, PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, Perisidafon Dafonsoro, dan Deltras Sidoarjo.
Namun, kecintaannya pada Bajul Ijo tak tergantikan.
Bejo dikenal sebagai sosok yang tangguh di lapangan dan memiliki loyalitas tinggi terhadap Persebaya Surabaya.
Tak hanya sukses di klub, Bejo juga bersinar bersama Timnas Indonesia. Ia mencatatkan 45 caps dan mencetak 2 gol untuk Merah Putih.
Dedikasinya untuk tim nasional membuatnya menjadi salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Pria berusia 47 tahun itu kemudian gantung sepatu pada 2013.
Setelah pensiun, Bejo melanjutkan perjalannya sebagai pelatih. Ia sempat menjadi asisten pelatih Persebaya Surabaya dan pada 2024 ditunjuk sebagai pelatih kepala Deltras Sidoarjo di Liga 2.
Bejo dikenal sebagai sosok yang tak hanya berpengaruh di lapangan, tetapi juga sebagai mentor bagi generasi muda pesepak bola Indonesia.
Duka mendalam untuk sepak bola Indonesia. Kepergian Bejo Sugiantoro menjadi kehilangan besar bagi Persebaya, Timnas Indonesia, dan seluruh pencinta sepakbola tanah air.
Sosoknya akan selalu dikenang sebagai legenda yang penuh dedikasi dan loyalitas. Selamat Jalan Coach Bejo, Legenda Persebaya. (dan/bas)
Editor : Baskoro Septiadi