RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan dengan intensitas tinggi yang turun di kota Semarang, sejak Selasa (2/2/26) hingga Rabu petang (4/2/26) menyebabkan tanah longsor.
Dari data yang di himpun RadarSemarang.ID, sampai dengan Kamis pagi ini (5/2/26) sedikitnya ada empat lokasi tanah longsor yang terjadi wilayah Tandang, Kecamatan Tembalang, kota Semarang.
Di Kampung Depoksari, kelurahan Tandang, beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan tanah longsor. Yang terparah dialami rumah milik Pujiono.
Baca Juga: Tangis Keluarga Pecah Sambut Putusan Hakim, Pembunuh Baladiva Divonis Mati
"Kejadiannya tadi malam mas (rabu,4/2/26) sekitar jam setengah delapan malam saat hujan deras turun, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras dari atas dan tahu-tahu longsoran tanah turun ke jalan dan mengenai rumah saya"tutur Pujiono.
Di lokasi lain masih di kelurahan Tandang tepatnya diwilayah RT 03 RW 01, bencana tanah longsor juga "meneror"warga.
Bahkan akibat kejadian ini, satu rumah milik Markini mengalami kerusakan dibagian atapnya karena tertimpa reruntuhan longsor.
"Tahu-tahu ada suara diatas rumah bruuukkk, gak tahunya rumah saya ketimpa tanah longsor"ungkap Markini.
Beruntung dalam kejadian tanah longsor dikawasan Tandang ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Baca Juga: Indonesia Tantang Jepang Perebutan Juara Grup X Kejuaraan Asia Beregu 2026
Warga berharap segera ada penanganan dari Pemerintah Kota (Pemkot) terutama terhadap kondisi tebing yang longsor agar tidak semakin parah, karena curah hujan yang masih tinggi di kota Semarang.
"Ya was-was mas, hujan khan masih turun, takutnya nanti longsor lagi"tutur Wakijan, warga lainnya. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi