Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Proyek Peninggian Jalan Kaligawe Raya Semarang Mulai Bikin Macet

Muhammad Hariyanto • Kamis, 15 Januari 2026 | 15:29 WIB
Kemacetan di Kaligawe Raya Semarang Mulai Terasa Dampak Proyek Peninggian Jalan 
 
Penampakan Kepadatan arus lalulintas di jalan raya Kaligawe saat ada pengerjaan proyek peninggian jalan
Penampakan Kepadatan arus lalulintas di jalan raya Kaligawe saat ada pengerjaan proyek peninggian jalan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Proyek peninggian jalan di Kaligawe Raya telah memasuki hari ketiga, sejak dikerjakan pada Selasa (13/1/2026).

Kemacetan dampak dari proyek pembangunan tersebut mulai terasa. kepadatan kendaraan terjadi, persisnya persimpangan di bawah Jembatan Tol Kaligawe, Kamis (15/1/2026). 

Kepadatan kendaraan ini terjadi, utamanya pasa jalur arah dari barat menuju ke timur atau menuju simpang Traffic Light Terboyo. Kepadatan kendaraan didominasi kendaraan truk besar. 

Kemudian sebagian kecil kendaraan roda empat dan sepeda motor. Laju kendaraan utamanya truk dan mobil pribadi merambat pelan, harus bersabar.

Sementara, para pengendara motor ekstra hati-hati mempertaruhkan keselamatannya. Sebab, pengendara motor ini terlihat mencari celah disela-sela antara truk-truk besar.

Pengendara motor juga harus bersabar, tak bisa saling menyalip diantara sela-sela kendaraan besar lantaran hanya bisa dilalui satu motor.

Sementara terlihat, para pekerja proyek peninggian jalan sibuk beraktivitas. Sejumlah alat berat becko dan kendaraan truk dump juga hilir mudik bongkar muat material.

Jalan Raya Kaligawe persisnya depan Sekolahan Sultan Agung 3, sudah ditinggikan dengan tanah urukan hingga depan Kampus Unissula Semarang, pada jalur barat timur. Namun belum diaspal.

Lokasi peninggian jalan ditutup dan dipasangi rambu-rambu supaya pengendara berhati-hati. Lokasi jalan jalur yang belum ditinggikan masih dilalui lajur oleh kendaraan besar dari kecil meskipun merambat pelan.

Sementara, jalur sebaliknya arah dari timur ke barat masih longgar tak ada kepadatan kendaraan lantaran belum dimulainya pekerjaan, atau setelah selesai pengerjaan jalur barat ke timur.

Gunawan, salah satu pengendara motor asal Semarang Utara mengaku hampir setiap hari menembus jalan raya Kaligawe untuk menuju tempat kerjanya di kawasan Demak. Namun, menurutnya sekarang ini perjalanan tersebut dirasa lebih melelahkan, dari sebelum-sebelumnya.

"Bisanya bisa melintas cepat, sekarang harus macet-macetan. Ya karena ada pembangunan di jalan raya Kaligawe. Harus hati-hati, karena lewat sela-sela kendaraan besar," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (15/1/2025).

Menurutnya, sekarang juga harus bangun lebih pagi dan berangkat perjalanan lebih awal. Meski demikian, ia menyambut positif dan menyadari pembangunan tersebut demi kepentingan masyarakat.

"Kalau gak gitu ya terlambat kerja. Tapi ya gimana lagi, kondisinya jalan sudah rusak, kalau gak dilakukan penanganan malah rusak dan membahayakan pengendara utamanya pengendara motor," bebernya.

Pihaknya berharap, petugas kepolisian utamanya lalulintas juga selalu standby untuk mengatur lalulintas. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan masyarakat. (mha)

 
 
Editor : Baskoro Septiadi
#Kemacetan di jalan Kaligawe Semarang #Proyek pembangunan jalan di Kaligawe Semarang #Peninggian jalan di Kaligawe Semarang #Kemacetan di Semarang #Jalan raya Kaligawe Semarang