Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Genuk Semarang, Satu Sopir Tewas Terjepit Kabin di Dalam Aliran Sungai

Muhammad Hariyanto • Rabu, 14 Januari 2026 | 18:00 WIB

 

Kondisi truk pengangkut beras yang kecelakaan dan terjebur sungai di Pantura Genuk
Kondisi truk pengangkut beras yang kecelakaan dan terjebur sungai di Pantura Genuk

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang sopir truk pengangkut beras meninggal dengan tragis setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Genuk, KM 6 Semarantpersisnya samping Masjid Sabil Muttaqin, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 12.00.

Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Fauzi, warga Guntur Kabupaten Demak. Korban meninggal dilokasi kejadian dengan kondisi terjepit kabin truk yang terjebur di aliran sungai, samping Masjid lokasi kejadian.

Korban berhasil dievakuasi oleh sejumlah warga dengan mencebur ke sungai. Selanjutnya diangkat ke atas dan dibawa ke kamar jenasah rumah sakit guna keperluan lebih lanjut.

Sedangkan truk yang dikemudikan korban bernopol H 9326 FE, kondisi bagian kepala truk menancap di lumpur sungai dan bak posisinya diatas.

Kecelakaan truk pengangkut beras tersebut terjebur sungai setelah terlibat kecelakaan dengan truk dump pengangkut tanah, bernopol H 8115 SQ, dikemudikan Sodakoh, warga Genuksari, Kecamatan Genuk.

Dua truk tersebut, awalnya sama-sama melaju dari arah timur ke barat atau Simpang Genuk menuju Terboyo.

Awalnya yang lebih dulu melaju truk dump, dan mundur ke belakang untuk masuk jembatan kecil akses masuk ke masjid Sabil Muttaqin.

"Truk itu mundur, terus mau masuk jembatan kecil itu, posisinya tapi masih malang, ditengah jalan, kepala truk menghadap utara yang bokong ke selatan," ungkap Nafiru, warga sekitaran yang tidak jauh dilokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (14/1/2026).

Kemudian, melaju truk yang dikendarai korban dari timur. Namun, truk korban melaju ambil kiri. Apesnya, korban tidak mengetahui kalau ada mobil pribadi yang berhenti di sebelah kiri jalan.

Hingga akhirnya, truk yang dikemudikan korban menyenggol tiang telpon persis samping jembatan akses masuk masjid. Sedangkan truk korban terjun ke aliran sungai dengan kondisi menancap ke bawah.

"Truk pengangkut beras itu entah kenceng atau gimana, apa kaget ndadak enggak tahu, truk jegur sungai, sempat nabrak bodi belakang truk dump itu," bebernya.

"Mungkin dia (korban) gak berani ambil kanan untuk ngindari mungkin sebelah kanan banyak kendaraan, terus ambil kiri. Tapi ndelalah ada mobil berhenti, orangnya sholat di masjid. Terus truk masuk ke sungai," jelasnya.

Selang tidak lama, masyarakat sekitar yang mengetahui dan mendengar suara benturan dari kejadian ini langsung menuju lokasi. Mereka langsung berupaya menyela korban.

Aliran sungai tersebut setinggi sekitaran satu setengah meter. Namun kondisinya terdapat air dan berlumpur. Warga juga sempat kesusahan untuk melakukan proses evakuasi korban, nahas nyawanya tidak terselamatkan alias meninggal.

"Sopir pengangkut beras meninggal, posisinya didalam kabin truk, yang terendam air dan lumpur," katanya.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian ini langsung menuju lokasi melakukan olah TKP. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto mengatakan truk dump tersebut mengangkut tanah urug. Truk berhenti di pinggir jalan untuk manuver masuk ke dalam area pemukiman.

"Mungkin truk yang muat beras ini tidak mengetahui atau mau berkira dengan truk ini mau mundur sehingga dia berusaha untuk menghindar tapi mungkin muatan cukup berat sampai akhirnya truk ini masuk terperosok ke dalam sungai," katanya.

Sekarang ini, pihak pengemudi truk sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya kejadian ini. Kejadian tersebut juga sedang dalam penanganan oleh pihak Satlantas Polrestabes Semarang.

"Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. (Dugaan sementara) mungkin kurang hati-hatian dari pengemudi (korban) dan truk juga tidak ada yang membantu untuk memberikan aba-aba kalau truknya sopir di Jakarta masih dalam di bedah keterangan," katanya.

Rismanto juga menyebut, sementara korban meninggal satu orang. Namun, demikian kepolisian juga berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan penanganan dugaan adanya korban lain. (mha)


 

Editor : Baskoro Septiadi
#Truk pengangkut beras kecelakaan di Genuk Semarang #Kecelakaan truk di Pantura Genuk Semarang #Kecelakaan di Semarang #Sopir truk pengangkut beras tewas terjepit Kabin di Genuk Semarang