RADARSEMARANG.ID, Semarang – Hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan Kecamatan Candisari berujung longsor di RT 1 RW 1 Kelurahan Karanganyar Gunung, Kamis (8/1) petang.
Sekitar pukul 18.00, pondasi rumah milik Suhardi tiba-tiba jebol dan longsor, menimpa rumah warga di bawahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta. Akibat kejadian ini, dua kepala keluarga dengan total sekitar 10 orang terdampak.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang Jumat (9/1) pagi, material longsor berupa tanah bercampur pecahan pondasi menumpuk di halaman rumah warga dan menutup sebagian akses jalan kampung.
Terpal oranye tampak menutup area tebing dengan ketinggian 11 meter dan panjang 4 meter yang longsor untuk mencegah longsor susulan.
Warga bersama personel TNI dan Polri melakukan kerja bakti membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya.
Personel Koramil 05 Banyumanik tampak membantu mengangkat puing dan tanah. Sehingga akses jalan bisa kembali dilalui.
Salah satu warga terdampak, Mulyanto, 66, mengaku berada di depan pintu rumah saat longsor terjadi.
“Begitu hujan deras, tanahnya terasa makin rendah, terus langsung jebol. Saya ketakutan, langsung saya jebol jendela terus keluar,” ujarnya.
Longsor tersebut terjadi persis saat azan magrib berkumandang dan menjadi pengalaman pertama baginya. Rumah yang dihuni dua orang itu kini sebagian tertutup material longsor.
Lurah Karanganyar Gunung, Nurhayati Budi Wahyuningtias melalui Kepala Seksi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Karanganyar Gunung, Rully Adityabratha, mengatakan laporan kejadian diterima dari Ketua RW setempat.
Pihak kelurahan langsung berkoordinasi dengan BPBD Kota Semarang untuk penanganan awal.
“Kami mendapatkan bantuan terpal untuk menutup area longsor agar tidak terjadi longsor susulan, serta bantuan sembako untuk warga terdampak,” jelasnya.
Selain itu, tim dari Puskesmas Candi Lama turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi kesehatan warga, terutama mereka yang mengalami trauma pascakejadian.
Pihak kelurahan mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan longsor agar lebih waspada saat hujan deras.
"Segera melaporkan kondisi lingkungan kepada ketua RT dan RW agar dapat segera ditindaklanjuti," imbaunya. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi