Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Kronologi Kasus Pembunuhan Balita di Banjardowo Semarang

Muhammad Hariyanto • Kamis, 8 Januari 2026 | 05:43 WIB

 

Tersangka pembunuh balita ditangkap.
Tersangka pembunuh balita ditangkap.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pelaku pembunuhan balita perempuan 2 tahun di Banjardowo Semarang berhasil diringkus, anggota Jatanras Polrestabes Semarang.

Pelaku diringkus tanpa perlawanan dalam sebuah penggerebekan di rumah kos di wilayah Laweyan Solo, tidak jauh dari rumah pelaku, pada Selasa (6/1/2026) malam.

Pelaku sempat beraktivitas sebagai tenaga membantu bongkar pasang tenda sebuah warung makan tidak jauh dari lokasi kos, atau TKP penangkapan.

Informasi yang diperoleh, pelaku yang tega membunuh bocah tersebut tak lain adalah kekasih ibu korban, bernama Bima, 23, warga Solo.

Pelaku tersebut menjalin asmara dengan ibu korban, bernama SR, 32, perempuan asal Sleman, DI Yogyakarta.

Mengenal SR melalui media sosial Facebook, kemudian menjalin asmara dengan SR, dan tinggal ngekos bersama korban dan anak pertams SR yang berusia 10 tahun di wilayah Genuksari, Kecamatan Genuk, sejak 30 November 2025.

Di kamar kos tersebut, korban dan kakaknya serta SR sering mendapat penganiayaan kekerasan oleh pelaku hampir setiap hari.

Sampai puncaknya terjadi pada Jumat 12 Desember 2025 siang hari setelah salat Jumat. Korban dianiaya, dipukuli kepalanya kemudian tangan dan kakinya diikat lalu dibanting hingga mengalami kejang-kejang.

Sang ibu yang mencoba menolong korban, justru ikut menjadi sasaran penganiayaan pelaku.

Nahas, nyawa korban tidak terselamatkan di dalam kamar kos.

Kemudian malam hari itu juga, pelaku membungkus korban dengan berlapis lapis kantong plastik.

Selanjutnya, hari esoknya pelaku keluar rumah dengan membawa bungkusan jasad balita tersebut, pada Minggu 14 Desember 2025 menjelang pagi.

Jasad dalam plastik tersebut di buang di tanah kosong Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Banjardowo.

Sang ibu sempat mengikuti dari belakang, dan hendak mengambil Jasad anaknya.

Namun, langsung diseret oleh pelaku, hingga jalan kaki menuju wilayah Pasar Genuk.

Selanjutnya, pasangan ini menumpang truk dan turun diwilayah Kabupaten Cirebon.

SR sempat ketakutan dan trauma dengan pelaku. Perempuan ini juga tidak berkutik dengan pengawasan pelaku.

Kemudian, mereka sempat istirahat dan tidur di sebuah mushola di Cirebon.

SR kemudian memanfaatkan kelengahan pelaku dan kabur menuju sebuah kantor polisi di Cirebon untuk melaporkan telah terjadinya pembunuhan anaknya tersebut.

Namun, pelaku sudah kabur. Kemudian, pihak kepolisian di Polsek Cirebon berkoordinasi dengan Polsek Genuk guna melakukan penyelidikan pembunuhan ini.

Kemudian, SR dibawa ke Polsek Genuk untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, SR menunjukkan lokasi pembuangan Jasad anaknya.

Setelah ditemukan, jasad tersebut dievakuasi dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan otopsi.

Setelah itu, jenazah korban dibawa ibunya untuk proses pemakaman di tempat asal di Yogyakarta.

Pihak kepolisian pun yang terus melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena mengakui adanya penangkapan kasus tersebut.

Namun pihaknya belum bersedia membeberkan detail dengan alasan pelaku masih dalam penanganan pihak penyidik.

"Iya benar, ini masih pemeriksaan," katanya melalui pesan WhatsApp, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (7/1/2026).

Editor : Baskoro Septiadi
#Pelaku pembunuhan bocah di Banjardowo Semarang ditangkap #Kasus pembunuhan di Semarang #Temuan jasad dalam plastik di Banjardowo Genuk Semarang #Kasus pembunuhan bocah di Banjardowo Semarang