Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Limpasan Air di Jalan Siliwangi Semarang Jadi Masalah saat Hujan Deras

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 7 Januari 2026 | 15:31 WIB

 

Perangkat Kecamatan Semarang Barat mengecek saluran tersumbat di Jalan Siliwangi, kemarin.
Perangkat Kecamatan Semarang Barat mengecek saluran tersumbat di Jalan Siliwangi, kemarin.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras yang turun pada 25 Desember lalu kembali membuat saluran air di Jalan Siliwangi, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, kewalahan.

Air hujan meluap dan masuk ke permukiman warga setelah kapasitas saluran tak mampu menampung debit tinggi.

Camat Semarang Barat Elly Asmara mengatakan, aliran air dari Jalan Siliwangi selama ini melewati saluran di depan kantor Dinas Perhubungan Provinsi sebelum menuju sungai. Namun saat curah hujan tinggi, jalur tersebut menjadi tak ideal.

 Baca Juga: Kasus Pembunuhan Balita di Banjardowo Semarang Terungkap, Pelaku Ditangkap di Solo 

“Saluran di situ tidak mampu menampung air ketika hujan deras. Akhirnya air masuk ke permukiman warga,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (7/1).

Hasil pengecekan lapangan menemukan penyebab lain. Di belakang kantor Dishub Provinsi, berdiri bangunan baru yang lebih tinggi, sehingga saluran yang seharusnya ada tak bisa dibuat.

Kondisi itu diperparah perubahan lahan bekas kawasan JNT yang kehilangan daya resap.

“Dulu tanahnya masih banyak resapannya. Sekarang dipapas dan tidak ada saluran, jadi air belok ke warga,” imbuhnya.

Sebagai solusi awal, saluran di gang kecil antara STIKOM dan kantor Dishub Provinsi, tepatnya di RT 2 RW 4 Kelurahan Krapyak, akan dinormalisasi.

Gorong-gorong di lokasi tersebut rencananya ditinggikan untuk menambah kapasitas aliran menuju sungai.

“Intinya jalur air dipecah supaya air tidak menumpuk dan tidak meluap,” tegasnya.

Penanganan akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan BPJN karena berada di kawasan jalan nasional.

Pemerintah kecamatan dan kelurahan terus mengawal koordinasi dengan warga agar persoalan limpasan air bisa segera terurai. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#air hujan #Semarang Barat #Debit Tinggi #meluap #Permukiman Warga #Kelurahan Krapyak