RADARSEMARANG.ID, Semarang - Perjalanan wisata rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, berakhir nahas.
Bus pariwisata yang membawa rombongan itu mengalami kecelakaan tunggal di exit Tol Pemalang, Sabtu (25/10) pagi.
Akibat peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Bus berwarna hijau itu membawa 32 penumpang. Mereka berangkat dari Jalan Lamongan Raya, Semarang, sekitar pukul 06.30 WIB dengan tujuan obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal.
Namun sekitar pukul 08.40 WIB, bus tersebut menabrak pembatas jalan di area tikungan exit Tol Pemalang dan terguling.
"Laka sekitar jam 08.40-an, iya belum sampai (Guci) masih di tol," kata
Perangkat Kelurahan Bendan Ngisor Hasanuddin yang turut dalam rombongan.
Hasanuddin menyampaikan bus semula melaju dengan normal.
Namun ketika sampai di Exit Tol Pemalang saat melaju di tikungan tiba-tiba menabrak pembatas jalan.
"Lebih karena tikungan tajam saja. Karena posisis tikungan mau keluar exit tol itu, kemudian mungkin ya (bisa juga karena) rem blong juga akhirnya nabrak pembatas jalan dan terguling bus-nya," imbuhnya.
Lebih lanjut pihaknya menyebut para korban dibawa ke tiga rumah sakit di Pemalang, yakni RSI Al Ikhlas Pemalang, RSU Siaga Medika Pemalang, dan RSU Prima Medika Pemalang.
Sementara itu, penanganan terhadap korban selamat masih dilakukan. Menurutnya korban yang selamat dan sehat akan dibawa pulang ke Kota Semarang.
Namun bagi korban yang rawat inap, kemungkinan akan berada di Pemalang terlebih dahulu.
"Rencana penjemputan, ada beberapa info dari pihak relawan dari Semarang, ada info dari warga Bendan Ngisor juga. Kalau yang sehat hari ini pulang, ini nunggu dikoordinasikan dulu ambulance. Kalau yang lain beberapa ada yang rawat jalan dan rawat inap juga, rawat inap kemungkinan di sini dulu,” pungkasnya. (kap)
Editor : Baskoro Septiadi