Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mediasi Sengketa Pembangunan Resto Jalan Sultan Agung Semarang Deadlock

Adennyar Wicaksono • Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:14 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Arahan mediasi dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terkait pembangunan resto di Jalan Sultan Agung nomor 79, Semarang berujung deadlock.

Adapun mediasi ini dilakukan oleh Bagian Hukum Setda Kota Semarang, dan mengundang pihak kontraktor, dan warga yang menjadi korban, Kamis (16/10).

Kuasa hukum warga, Tendy S. Atmoko menjelaskan, mediasi berjalan cukup intens namun belum menghasilkan kesepakatan konkret, bagi warga dan sedang mencari solusi yang tepat bagi kedua belah pihak. 

"Kita baru sampai pada tahap mencari solusi tengah. Namun memang belum ada titik temu terkait penyelesaian," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (16/10).

Adapun warga kata dia, khawatir atas dampak pembangunan dari restoran yang membangun basement dengan cara menggerogoti fondasi rumah warga. Warga kata dia, khawatir dampak pembangunan yang diduga memengaruhi kondisi rumah. 

"Warga yang tinggal di belakang pembangunan Resto (Jalan Papandayan,red), takut rumahnya rusak dan ambruk karena efek pembangunan," jelasnya.

Pihaknya menwarkan salah satu opsi, yakni pengembang atau pemilik bangunan membeli rumah warga.

Namun, pihak kontraktor maupun pemilik bangunan belum bisa memenuhi permintaan tersebut dan belum memberikan alasan yang jelas.

"Mediasi ini akan terus berlanjut. Kita masih menunggu jadwal pertemuan lanjutan sembari membuka komunikasi informal antara kuasa hukum kedua belah pihak," imbuhnya.

Dia menjelaskan, selama ini pihak warga hanya menyampaikan fakta yang terjadi di lapangan, sementara pihak lawan dinilai masih berpegang pada asumsi.

"Kerusakan itu nyata, bukan asumsi. Tapi memang karena letaknya di bawah pondasi, kondisinya sulit terlihat secara langsung," tambahnya.

Pihaknya berharap dalam pertemuan berikutnya dapat ditemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak

"Harapan kami, ada kesepakatan damai yang bisa diterima semua pihak. Ini juga sesuai arahan Wali Kota agar masalah ini bisa segera selesai,"pungkas dia. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#Resto #SENGKETA