Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dolan Kebun Jadi Media Pembelajaran Siswa Soal Pertanian

Ida Fadilah • Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:15 WIB

 

Siswa dari SMP PL Santo Yusuf Mijen mengikuti kegiatan edukatif bertajuk “Dolan Kebun
Siswa dari SMP PL Santo Yusuf Mijen mengikuti kegiatan edukatif bertajuk “Dolan Kebun

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Siswa dari SMP PL Santo Yusuf Mijen mengikuti kegiatan edukatif bertajuk “Dolan Kebun". Kunjungan edukatif ini bertempat di Agro Purwosari.

Program pembelajaran yang digagas Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang bersama komunitas Sekolah Berkebun Ceria di luar kelas ini mengenalkan praktik pertanian secara langsung dengan konsep fun learning.

Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengikuti kegiatan di pos-pos edukatif.

Program Dolan Kebun ini menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan dan pertanian yang dikemas menyenangkan, tujuannya agar generasi muda lebih dekat dengan alam dan memahami pentingnya menjaga keberlanjutan pangan.

“Untuk kegiatan hari ini ada beberapa pos, seperti pembuatan pupuk cair, edukasi hidroponik, menanam tanaman sayur, serta pengenalan kebun buah dan bunga yang ada di atas,” jelas Pegawai Dinas Pertanian Kota Semarang Zuhrifa Ulfi Ernadi, Rabu (8/10/2025).

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, para peserta tidak hanya belajar teori tentang pertanian, tetapi juga praktik langsung mulai dari cara pembuatan pupuk hingga menanam dan merawat tanaman.

Dengan konsep belajar sambil bermain, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap dunia pertanian sejak dini serta menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan melalui pengalaman langsung di kebun belajar.

"Sehingga anak-anak bisa tahu prosesnya dari awal sampai akhir. Harapannya ilmu ini bisa mereka terapkan di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Guru pendamping siswa kelas 7 SMP PL Santo Yusuf Mijen, Bagyo Suharto menyatakan kunjungan ini sebagai bentuk proses pertanian sejak dini.

Ia menuturkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek atau Project P5 yang mengusung tema lingkungan dan ketahanan pangan.

“Tujuannya supaya murid-murid bisa mengetahui proses-proses pertanian, mulai dari pembuatan pupuk, pembenihan, pemupukan, sampai panen. Jadi mereka bisa melihat langsung bagaimana proses itu berjalan,” ujar Bagyo.

Dalam kegiatan di Agro Purwosari tersebut, para siswa diajak berkeliling kebun, melihat area hidroponik, serta mengikuti praktik pembuatan pupuk cair.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta pentingnya pertanian berkelanjutan.

Menurut Bagyo, kegiatan semacam ini bukan yang pertama kali dilakukan sekolah. “Tahun sebelumnya, kelas 8 juga pernah kami ajak kegiatan serupa. Ada yang ke sini, ada juga yang ke lokasi lain. Jadi memang rutin untuk pembelajaran proyek siswa,” katanya.

Melalui kegiatan edukatif seperti ini, lanjut dia, sekolah berharap para siswa dapat memahami bahwa pertanian tidak hanya sebatas teori di kelas, tetapi juga praktik nyata yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
#Dolan Kebun #KOTA SEMARANG #Dispertan