Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Segini Perkiraan Harga Sewa Plasa Simpang Lima yang Ditawarkan Pemkot Semarang

Sulistiono • Senin, 4 Agustus 2025 | 16:21 WIB

 

Pandemi Covid-19 membuat sejumlah gerai di Plasa Simpang Lima banyak yang tutup dan kondisi sepi terus bertahan hingga 2024.
Pandemi Covid-19 membuat sejumlah gerai di Plasa Simpang Lima banyak yang tutup dan kondisi sepi terus bertahan hingga 2024.

RADARSEMARANG.ID - Plasa Simpang Lima Semarang pernah menjadi mall favorit warga kota Semarang, berada di jantungnya kota Semarang.

Mall yang memiliki lantai 11  ini saat awal berdirinya menjadi tempat prestisius warga ibu kota Jawa Tengah. 

Namun pada akhir tahun 2024 lalu, perjalanan Plasa Simpang Lima sebagai salah satu Mall di kota Semarang harus berakhir, setelah masa kontraknya habis pada bulan Maret 2024 dan pihak penyewa tidak memperpanjang masa kontraknya dengan Pemerintah Kota Semarang. 

 Baca Juga: Tawarkan Plasa Simpang Lima, Pemkot Semarang Ikuti Aturan Main Kemendagri

Seperti diketahui Pemkot Semarang adalah pemilik aset Plasa Simpang Lima Semarang yang selama ini di sewa oleh investor untuk Mall Matahari. 

Perjalanan panjang Plasa Simpang Lima di mulai pada 31 Maret 1990, di atas lahan itu dulu berdiri gedung serba guna Wisma Pancasila dan kantor Departemen Pariwisita, Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel).

Oleh Pemerintah Kota Semarang waktu itu, kedua gedung ini di bongkar dan di bangunlah bangunan baru.

Di bekas lahan Wisma Pancasila di bangun Plasa Simpang Lima I dan di lahan bekas kantor Deparpostel di bangun Plasa Simpang Lima II. 

Saat awal berdiri nama yang di gunakan adalah Plaza bukan Plasa, atas saran Gubernur Jawa Tengah waktu itu, M ismail, namanya di rubah menjadi Plasa singkatan dari Pelataran Serba Ada. 

Plasa Simpang memiliki luas bangunan 38.935,00 m², dengan tinggi sebelas lantai, menjadikan bangunan Mall sebagai salah satu gedung tertinggi di kota Semarang.

 Baca Juga: Masa Kontrak Habis, Bagaimana Nasib Plasa Simpang Lima Semarang Setelah 34 Tahun Berdiri?

Selain menjadi pusat perbelanjaan, di bagian bangunan Plasa juga terdapat hotel berbintang 4 yakni hotel Horison, dengan kapasita 165 kamar.

Namun pada tahun 2017 hotel ini berubah nama menjadi Hotel Grand Arkenso Parkiew Hotel, tepatnya pada tanggal 22 November. 

Masih pada bulan November 2017 manajemen Plasa Simpang Lima membuat trobosan, bekerjasama dengan manajemen Citraland membuat jembatan yang memiliki akses langsung dengan Mall Ciputra Semarang. 

Pada pertengahan 2019 hingga 2020 pandemi melanda seluruh dunia tak terkecuali Indonesia, dampaknya sangat luar biasa bagi perekonomian saat itu hingga memukul dunia usaha pusat perbelanjaan.

Pengetatan akvitas warga waktu itu membuat sektor usaha pusat perbelanjaan terkena dampak yang cukup siginfikan. Meski pandemi sudah berakhir, namun Plasa Simpang Lima belum mampu bangkit mengembalikan kejayaan.

Kondisi Plasa Simpang Lima yang merana pada tahun 2023 sempat viral di media sosial. Mall sepi, banyak penyewa meninggalkan tenant membuat suasana mall sepi seperti nyaris tak berpenghuni.

 Baca Juga: Warganet Bagikan Nostalgia dan Harapan usai Tersiar Kabar Plaza Matahari Simpang Lima Semarang Bakal Tutup

Pada bulan September 2024, gerai Matahari Department Store di Plasa Simpang Lima ditutup, menyusul berakhirnya kontrak mereka dengan Pemerintah Kota Semarang pada bulan Maret pada tahun yang sama.

Pemkot Semarang sebagai pemilik tanah di atas lahan Plasa Simpang Lima bersama dengan PT Argamukti Pratama sebagai pemilik bangunan, sempat membuat kajian bangunan itu di gunakan sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sebelumnya di terminal Mangkang.

Tapi rencana pemindahan MPP ini batal di lakukan, setelah mempertimbangkan beaya parkir yang harus di bayar warga, karena beaya parkir di bekas plasa Simpang Lima ini memakai sistem beaya perjam. 

Pada bulan Desember 2024, Plasa Simpang Lima I resmi ditutup. Penyewa yang masih bertahan, oleh Pemkot Semarang di beri waktu selambat-lambatnya hingga tanggal 15 Desember 2024 untuk meninggalkan lokasi. 

 Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Naik per 1 Agustus, Golongan I Sampai IV Dapat Tambahan Hingga 12 Persen

Sementara Plasa Simpang Lima II  tetap dibuka paling tidak hingga tahun 2029. Di sini kita masih bisa jumpai sejumlah tenant penjual handphone yang masih bertahan.

Kini, Pemerintah Kota Semarang selaku pemilik aset Plasa Simpang Lima mencoba menawarkan bangunan itu kepada investor.

Bagi anda yang tertarik ingin menyewa, Pemkot Semarang menawarkan harga sewa Plasa Simpang Lima sekitar Rp 6,7 M/tahun dengan waktu sewa minimal 20 tahun, artinya anda harus merogoh kocek Rp 134 Miliar untuk menyewa bangunan Plasa Simpang Lima. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#pusat perbelanjaan #Aset Pemkot Semarang #Plasa Simpang Lima #mall