Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pamit Kembalikan Laptop, Gadis 18 Tahun Asal Bergas Sudah 9 Hari Menghilang, KTP dan SIM Ditemukan Tercecer di Jalan Semarang

Muhammad Hariyanto • Jumat, 4 Juli 2025 | 00:25 WIB
Inilah tampang Mozza Axilliq Gunarsa, yang dilaporkan hilang keluarganya
Inilah tampang Mozza Axilliq Gunarsa, yang dilaporkan hilang keluarganya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mozza Axilliq Gunarsa, 18, dilaporkan hilang keluarganya di kantor kepolisian.

Sebab, gadis warga Gabungan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, sudah tidak pulang sembilan hari sejak keluar rumah pada Rabu (25/6/2025).

Bahkan, hingga sekarang ini Mozza Axilliq Gunarsa, tidak ada kabar dan belum diketahui nasibnya.

Selain itu, handphone yang digunakan sehari-hari dan selalu dibawa sudah tidak bisa dihubungi alias tidak aktif.

Sutiono, kerabat Mozza Axilliq Gunarsa menyampaikan saudaranya tersebut meninggalkan rumah sejak sekitaran pukul 10.00.

Yang bersangkutan juga sempat pamit ke orangtuanya melalui pesan singkat WhatsApp (WA).

"Kebetulan itu kan kedua orangtunya sudah kerja semua. Pamitnya mau mengembalikan laptop ke temannya. Tapi ketika dicek ke temannya bilang seharian tidak sama dia (Mozza Axilliq Gunarsa)," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/7/2025).

"Biasanya kalau sudah sampai tujuan itu bapaknya dikirimi foto. Bahkan, malam itu juga dikirimi pulsa, khawatirnya pulsanya habis atau gimana. Tapi hp masih off, masih tidak bisa dihubungi," lanjutnya.

Mozza Axilliq Gunarsa, keluar rumah mengendarai sepeda motor Honda Vario, milik orang tuanya. Biasanya, sore hari gadis tersebut sudah pulang ke rumah hingga sampai hari ini, Kamis (2/7/2025).

"Baru ngeh (tau) pas magrib, sudah los kontak, HP nya dihubungi sudah tidak bisa, sampai sekarang, WhatsApp sudah centang satu," katanya.

Mendapat hal tersebut, pihak keluarga termasuk kedua orangtuanya gelisah. Pikirannya berkecamuk dan terus mencari informasi ke teman-teman termasuk tetangga sekitar.

Hasil penelusuran melalui pelacakan menggunakan aplikasi di platform internet, terkahir kali keberadaan handphone Mozza Axilliq Gunarsa berada di kawasan Kota Lama. Seketika itu, pihak keluarga langsung menuju lokasi tersebut.

"Papanya kesana (Kota Lama) sambil bawa kontak motor yang ada remotenya, kunci serep. Tapi tidak ada yang nyala. Itu dicari sampai pulang rumah sekitar pukul 2 malam," bebernya.

Tidak ada yang mengetahui secara persis ciri-ciri pakaian atau atribut gadis tersebut keluar rumah. Namun, baju yang biasa dipakai dan barang miliknya yang lain masih berada di rumah.

"Itu sepertinya juga hanya bawa sendal milik mamahnya, sama tidak bawa ganti baju yang lain," katanya.

Terkait adanya kecurigaan sebelum keluar rumah hari sebelumnya, Sutiono membeberkan kerabatnya ini sempat menyampaikan ke orangtuanya untuk melakukan pendakian ke pegunungan. Sempat dicegah orangtuanya, dengan alasan kondisi cuaca.

"Dia ngobrol dan minta ijin sama orang tuanya, bapaknya bilang kalau muncak jangan minggu-minggu ini Dek, karena cuaca masih hujan terus. Ditunggu satu minggu kedepan kalau cuacanya sudah bagus. Dia juga diam saja gak protes gak apa," bebernya.

"Cuman yang teringat itu kan, apakah naik gunung. Biasanya kalau naik gunung itu kan harus bawa KTP atau identitas, karena nanti disana diminta di basecamp atau apa," sambungnya.

Belum diketahui secara persis keberadaan tersebut, pihak keluarga malah mendapat kabar bahwa identitas KTP dan SIM milik Mozza Axilliq Gunarsa, ditemukan tercecer di Jalan Dr Cipto Semarang Timur.

"KTP sama SIM ditemukan ditemukan oleh tukang becak, kemudian diantar ke kantor polisi terdekat. Kebetulan di kantor polisi itu ada orang daerah Karangjati sini, terus diantar ke rumah sini," jelasnya.

Setelah 1x24 jam dan tidak ada kabar yang melegakan, keluarga melaporkan orang hilang ke kantor kepolisian. Selain itu, juga terus melakukan upaya pencarian hingga meminta bantuan ke provider kartu GSM milik Mozza.

"Sampai kemarin juga minta petunjuk sama indosat, dan menyampaikan itu ranahnya kepolisian. Kita juga sudah menunjukan bukti laporan dari kepolisian," katanya.

Meski demikian, pihak keluarga tak lelah untuk mencari dan menemukan keberadaan Mozza. Upaya pencarian dilakukan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang hingga wilayah Salatiga. Namun, juga belum membuahkan hasil.

"Tadi malam sempat dikonfirmasi sama-teman teman dekat itu kebetulan salam waktu dekat ini sudah tidak ada ketemuan dan chatting. Anak laki laki atau pacar atau gimana juga tidak ada," katanya.

"Orangtuanya juga sudah bingung, takutnya kalau si anak khawatirnya kalau ada kenakalan atau apa, tapi setelah dicek ditelusuri di Instagram sama Tiktok juga tidak ada stori yang mencurigakan ke arah situ," terangnya.

Sutiono menyebut, kerabat ini baru lulusan tahun ini. Pihaknya dan keluarga berharap kepada masyarakat untuk memberikan informasi manakala mengetahui keberadaannya.

"Mozza Axilliq Gunarsa, baru lulus, di SMA Negeri 11, Grafika. Semoga secepatnya ada titik temunya," harapnya.

Sementara, Singgih, 42, Ayah Mozza, menyampaikan, putri semata wayangnya ini pamit meninggalkan rumah dan pamit untuk mengantar temannya berinisial A, tak lain tetangganya dengan tujuan mengembalikan Laptop.

"Karena kita tidak berfikir macam-macam karena pergi bersama tetangganya sehingga mempersilahkan. Setelah itu magrib kok belum pulang akhirnya kita khawatir," katanya.

"Jam enam sore itu, kita hubungi Ayu kok Mozza belum pulang. A menjawab enggak buk, saya di rumah ini dari tadi," jelasnya.

Kemudian, mencari kesana kemari, mulai dari sekitar rumah hingga menghubungi teman-teman Mozza. Kemudian, ada salah satu temannya yang juga tetangga berinisial L menyampaikan, bahwa Mozza mengirimkan pesan bahwa dirinya pergi ke Jogja.

"Mozza itu chat ke dia jam 2 tanggal 25 Juni 2025," terangnya.

Setelah mengirimkan pesan tersebut, L menyebutkan bahwa nomor Mozza tidak bisa dihubungi kembali.

Singgih juga menyampaikan, bahwa dirinya sempat mengecek akun sosmed anaknya dan tidak ditemukan aktivitas yang menyimpang.

"Tidak ada pesan yang mengarah janjian ke hotel atau semacamnya, juga tidak ada pesan dengan pacar atau teman laki-lakinya," jelasnya.

Kemudian, orang tua dan keluarga berinisiatif mencari bantuan dengan cara diposting oleh para pemilik akun sosial media untuk di viralkan, dan ramai diperbincangkan Rabu (2/7/2025).

Kabar lain yang diterima orang tuanya, Mozza mengendarai motor dan mondar-mandir seperti menunggu seseorang.

"Rabu saya dapat informasi dari grup WhatsApp, ada ketua RT di sekitar Kota Lama empu tantular, bahwa hari Minggu (29/6/2025) jam 6 sore itu melihat Mozza," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#kehilangan #hilang #gadis