Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Longsor di Kalibanteng Semarang, Satu Rumah Rusak

Khafifah Arini Putri • Minggu, 27 April 2025 | 11:54 WIB
Longsor di Kalibanteng Kidul menimpa rumah warga.
Longsor di Kalibanteng Kidul menimpa rumah warga.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Longsor terjadi di Jalan Taman Sri Rejeki Selatan 3,  Kelurahan Kalibanteng Kidul, Semarang Barat, Sabtu (26/4) dini hari. Akibat kejadian ini satu rumah rusak.

Ketua RT 07/04 Kelurahan Kalibanteng Kidul Huriyanto peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 00.05 WIB.

Saat itu, warga bernama Rama yang pertama kali mengetahui kejadian langsung menghubunginya.

 Baca Juga: Tangis Pecah di Potlot, Bunda Iffet Slank Meninggal Dunia Tinggalkan Warisan Cinta

“Dapat telepon dari warga itu pukul 00.05 (Sabtu, 26 April 2025 dini hari) dari Mas Rama. Jadi pada saat kejadian Mas Rama itu melihat langsung, kemudian telepon kami,” jelas Huriyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (26/4).

Pihaknya menyebut titik longsor berbatasan dengan RT 02. Imbas dari longsor ini satu rumah milik Sriwayati rusak.

Selain itu longsor juga mengenai kebun kosong SD N 02 Kalibanteng Kidul.

Ia merinci dinding rumah belakang Sriwayati roboh, khususnya dibagian dapur, kamar mandi, dan area jemuran.

Akibatnya, dapur dan kamar mandi tidak bisa lagi digunakan.

Meski demikian, rumah masih bisa ditempati karena area tidur di bagian depan rumah tidak terdampak.

Sedangkan untuk aktivitas memasak dan mandi, sementara waktu Sriwayati harus mengungsi ke rumah putrinya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. "Alhamdulillah, hanya kerusakan material saja," ujar Hurianto.

“Kalau untuk rumah ditempati masih bisa karena yang yang roboh itu dinding belakangnya saja. Alhamdulillah hanya kerusakan material saja,” imbuhnya.

Daerah tersebut kata diaposisinya berada di sisi tebing dengan ketinggian sekitar 15 -20 meter. Beberapa tahun terakhir, wilayah itu sudah beberapa kali mengalami longsor, sedangkan tahun 2025 ini baru pertama kali.

 Baca Juga: Kok Bisa Tandon Air Setinggi 3 Meter di Ponpes Gontor Ini Roboh, Ternyata Ini Pemicu Robohnya Tandon Air

"Tebing itu dibangun bertahap lewat bantuan program Musrenbang, namun tanda-tanda retakan memang sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, laporan telah dilakukan. Respon cepat datang dari Lurah Kalibanteng Kidul yang langsung meninjau lokasi pada pagi harinya.

Selain itu, Camat, BPBD, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan pengecekan kerusakan.

Rencananya, pembersihan akan dilanjutkan menggunakan alat berat. Jika tidak memungkinkan, pembersihan akan tetap dilakukan secara manual melalui kerja bakti warga.

Terpisah Lurah Kalibanteng Kidul, Suratminah mengaku telah berkoordinasi dan meminta bantuan.

“Sudah cek lokasi kejadian longsor, sudah saya tindak lanjuti, sudah koordinasi dengan dinas terkait,” ungkap Suratminah. (kap/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#rumah rusak #TANAH LONGSOR #Kelurahan Kalibanteng Kidul