Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Puluhan Ibu-ibu Antusias Belajar Mengaji di Rumah Quran Daarus Shalihat Srondol Kulon Semarang

Baskoro Septiadi • Sabtu, 19 April 2025 | 19:08 WIB
Rumah Quran Daarus Shalihat Semarang menggelar halalbihalal Minggu (26/2/2023).
Rumah Quran Daarus Shalihat Semarang menggelar halalbihalal Minggu (26/2/2023).

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rumah Quran Daarus Shalihat Srondol Kulon Semarang menggelar halalbihalal Sabtu (19/4/2025).

Berbeda dengan rumah Quran lainnya, Rumah Quran yang beralamatkan di Jalan Potrosari III 2B Srondol Kulon Semarang itu diikuti oleh santriwati warga sekitar dengan berbagai usia. Bahkan ada santriwati yang berusia 78 tahun.

“Rumah Quran Daarus Shalihat belum lama yaitu pada 4 Juni 2022 lalu. Namun saat ini sudah ada 98 santriwati yang merupakan warga Srondol Kulon dan sekitarnya. Mereka mendapatkan materi membaca Alquran dari mengenal huruf hijaiyah sampai hafalan juz 30,” kata pimpinan Rumah Quran Daarus Shalihat, Rubiyantiningsih.

Peserta di Rumah Quran Daarus Shalihat saat ini terbagi dalam 12 kelas. Pembelajaran digelar mulai jam 12.00 hingga 17.00 setiap hari ahad saja.

Dalam 12 kelas tersebut kata Rubiyantiningsih dibagi dalam bermacam-macam tibgkatan. Mulai yang diikuti santriwati yang sama sekali belum bisa baca Alquran.

Kemudian ada juga kelas untuk ibu-ibu yang belajar membenarkan makhorijul huruf dengan hukum tajwid serta kelas untuk ibu-ibu yang belajar memperdalam ilmu tajwid dan tahsin serta menghafal surat-surat pendek.

“Paling banyak pesertanya usia diatas 45 tahun. Tapi meskipun begitu tidak menghalangi semangat kami untuk belajar Alquran. Saat ini kami juga masih membuka kelas lagi," lanjutnya.

Antusiasme para santriwati belajar mengaji dan menyimak materi keislaman tersebut membuktikan Rumah Quran Daarus Shalihat cukup efektif sebagai sarana pembelajaran diniyah bagi segala usia, tidak terkecuali para santri lansia.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, berdirinya di Rumah Quran Daarus Shalihat tak lepas dari peran pengasuh Pondok Pesantren Madinah Munawwarah Semarang KH. Yahya Al Mutamakkin dan juga Umi Nafisah Ar Rahbini.

“Saat ini empat pengajarnya merupakan santriwati dari Pondok Pesantren Madinah Munawwarah,” sambungnya. (bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Rumah Quran Daarus Shalihat Semarang