RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polisi menggerebek tempat hiburan malam, Mansion Executive Karaoke yang berlokasi di Jalan Kyai Saleh, Mugassari Semarang Selatan Kamis (27/2/2025) sekitar pukul 21.00.
"Jadi malam ini kami melakukan upaya penegakan hukum, terhadap kegiatan yang ada di Mansion Karaoke. Jadi kami temukan dugaan adanya pornografi, yaitu menyediakan adanya tarian-tarian telanjang atau striptis," ungkap Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, Jumat (28/2/2025).
Sebelum dilakukan penggerebekan, anggotanya telah melakukan penyelidikan yang diawali dari adanya informasi masyarakat.
Setelah dilakukan penyelidikan, kepolisian juga mendapati barang bukti tarian telanjang.
"Jadi hasil penyelidikan yang selama satu bulan, kami lihat kegiatan tersebut. Kami sudah ada rekamannya (barang bukti)," bebernya.
Setelah sekian jam dilakukan pemeriksaan, belasan orang dibawa ke luar. Mereka ada laki-laki dan perempuan dan kemudian dimasukan ke dalam mobil dibawa ke Mapolda Jateng.
"Sementara malam ini beberapa orang akan kami mintai keterangan di kantor kepolisian (Polda Jateng), yaitu dari managernya, dua dari papi, dua mami, dan ada kurang lebih 16 LC (Pemandu Karaoke)," jelasnya.
"Barang bukti yang saat ini kami amankan dan kami teliti di kantor adalah 6 CPU, dan beberapa dokumen-dokumen yang ada," sambungnya.
Kombes Pol Dwi Subagio menambahkan, penggerebekan ini juga bersamaan dengan kegiatan Operasi Pekat yang dilaksankan Polda Jateng, dimulai tanggal 28 Januari 2025 dalam rangka untuk mempersiapkan Ramadhan.
Baca Juga: Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Berkedok Homestay di Gresik, Ternyata Sudah Berjalan Bertahun-tahun
Terkait adanya dugaan yang mengarah ke prostitusi, Dwi Subagio juga mengatakan masih melakukan penyelidikan.
"Kami akan lakukan pemeriksaan menyeluruh, untuk melihat adanya dugaan dugaan yang lainnya," pungkasnya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi