RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jogging track atau lintasan lari di Gor Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang mulai rusak dan mengelupas.
Hal ini tentu di keluhkan oleh pengguna lantaran mengganggu aktivitas mereka saat berolahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, kondisi lintasan jogging memang sempat dikeluhkan masyarakat.
Dinas kata dia, sudah memanggil vendor dan tim teknis, untuk melakukan pengecekan.
“Sudah kita panggil tim teknis dan vendor, perbaikan akan segera dilakukan menunggu hujan reda. Kalau tidak dalam kondisi kering, perbaikannya percuma,”katanya Selasa (21/1).
Fravarta menyebut, kerusakan terjadi di beberapa titik. Keseluruhan volume area yang rusak sekira sekitar 443,77 meter persegi.
Kerusakan tersebut akan ditangani oleh vendor dan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.
“Kerusakannya sepotong potong, tidak hanya satu titik, ada beberapa titik,” tambahnya.
Kerusakan ini, lanjut dia, diduga karena usia lintasan cukup berumur. Menurutnya, jogging track Tri Lomba Juang sudah berusia delapan tahun.
Perekat lintasan pun sudah mulai mengelupas. Pihaknya berencana untuk renovasi total pada 2026.
“Nanti, kami koordinasi dengan Distaru. Yang bangun Distaru. Kalau kami pengelola saja,” jelasnya.
Menurut dia, meski kondisinya mulai rusak, Fravarta mengatakan, lapangan atletik Tri Lomba Juang tetap dibuka mengingat antusiasme warga sangat tinggi.
Pemkot kata dia, mencoba memecah keramaian dengan membangun lintasan jogging di Lapangan Sidodadi.
“Kami sudah membangun di Sidodadi agar bisa terpecah, tapi masyrakat lebih memilih di TLJ,”pungkasnya.
Henry Pambuko, salah satu pengunjung TLJ menjelaskan jika dia memilih berolahraga di Gor Tri Lomba Juang, karena letaknya tak jauh dari tempat kerja dan aksesnya mudah.
Namun dengan kondisi jogging track yang mulai mengelupas, menurutnya membuat pengunjung tidak nyaman.
“Kurang nyaman sih, bisa jatuh juga kalau nggak hati-hati apalagi mulai bergelombang,” pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi