RADARSEMARANG.ID, Semarang - Objek wisata konservasi milik Pemkot yakni Semarang Zoo menargetkan 35 ribu pengunjung pada libur natal 2024 dan tahun baru 2025 (nataru).
Nantinya akan ada sejumlah agenda yang bakal menghibur para pengunjung selama libur nataru.
Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo mengatakan, momentum nataru menjadi kesempatan bagi destinasi wisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Salah satunya adalah menggelear Zoo Tastic.
Adapun Zoo Tastic sendiri terinspirasi, akan minat dan antusiasme dari masyarakat untuk berlibur dan menikmati liburan panjang bersama keluaga karena bertepatan dengan liburan sekolah.
“Misalnya program antara lain petting zoo, festival cosplay, live music, meet the Santa, dan masih banyak lagi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (17/12).
Bimo menjelaskan, program Petting Zoo, pengunjung bisa berinteraksi dengan satwa-satwa. Pengunjung juga bisa memberi makan satwa mulai dari rusa, unta, harimau, dan berbagai satwa lainnya.
“Selain itu pengunjung juga bisa menaiki beberapa satwa seperti gajah, unta, dan kuda,” tambahnya.
Sementara untuk momen Natal, pada 25 Desember, pihaknya akan menggelar meet the Santa.
Nantinya, Santa akan berkeliling kebun binatang, berinteraksi dengan pengunjung, serta memberikan hadiah.
Untuk Tahun baru pada 1 Januari 2025, akan ada Cosplay Carnival Semarang. Pihaknya menargetkan 35 ribu pengunjung dalam kurun waktu 21 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
Targetnya 35 ribu pengunjung di momentum Nataru ini,” bebernya.
Semarang Zoo kata dia, juga akan menurunkan harga tiket masuk. Jika sebelumnya tiket masuk saat tanggal merah dan libur nasional sebesar Rp 35 ribu.
Namun, saat libur nataru, pihaknya hanya membanderol tiket seharga Rp 30 ribu.
Harga tersebut sudah termasuk satu kali permainan di wahana Plaplay serta feeding zoo atau memberi makan hewan.
Penurunan harga tiket ini, menurutnya, meliat kondisi daya beli masyarakat yang saat ini menurun.
“Harapan kami karena lebih murah dan terjangkau, bisa membuka kesempatan masyarakat untuk datang dan berlibur ke Semarang Zoo,” pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi