Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diduga Jadi Korban Salah Sasaran, Ini Identitas Mahasiswa Udinus Asal Jepara yang Tewas Dibacok di Depan SPBU Kelud Raya Semarang

Muhammad Hariyanto • Selasa, 17 September 2024 | 16:15 WIB
Anggota Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Selasa (17/9/2024). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Anggota Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Selasa (17/9/2024). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ini identitas korban pembacokan yang tewas bersimbah darah di depan SPBU 44.501.22, Bendan Ngisor Semarang Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 03.00.

Identitas korban adalah Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, warga Kabupaten Jepara.

Korban merupakan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Kota Semarang. Mahasiswa S1, jurusan Sistem Informatika. Merupakan warga Bandungharjo, Donoharjo, Jepara. 

Sedangkan rekannya, bernama Anugrah Maulana, yang juga masih satu wilayah selamat dalam kejadian ini, lantaran berhasil kabur menyelamatkan diri. 

"Itu (korban) anak Udinus, dua duanya kan anak Jepara, boncengan sepeda motor. Dia menjadi korban anak-anak gang, bawa sajam, celurit panjang," ungkap Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (17/9/2024). 

Kejadian tersebut, pihaknya bersama anggotanya juga telah mendatangi lokasi kejadian, bersama Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna bahan penyelidikan lebih lanjut. 

"Itu dari keterangan saksi jam 1 jam 2 nongkrong disitu, dekat toko elektronik, dekat Taman Sampangan. Menurut saksi ada sekitaran 10 orang, ada yang membawa sajam," katanya. 

Kapolsek menyebut, diduga gerombolan pelaku pembacokan ini akan melakukan tawuran dengan kelompok lain. Lokasinya, ajang aksi tawuran berada di wilayah Gajahmungkur. 

"Mungkin, itu kan tantang-tantangan (tawuran) bukan anak-anak Gajahmungkur, anak luar semua. Jadi Gajahmungkur itu Alhamdulillah sebenarnya kondusif, tapi hanya sebagai titik kumpulan," ujarnya. 

Apesnya, korban yang kebetulan melintas di lokasi tersebut menjadi sasaran pembacokan gerombolan tak dikenal.

Informasi yang diperoleh, korban mengendarai sepeda motor dari arah Gunungpati, menuju pulang kos dekat kampusnya, Udinus. 

Baca Juga: Anjing Herder German Sheperd yang Serang Pejalan Kaki di Perumahan Graha Padma Semarang Akhirnya di Suntik Mati

"Mungkin mahasiswa ini kan malam malam entah mau ngopi apa mau pulang kos, tidak tau, dibuntutilah dari arah belakang. Tau-tau yang belakang itu ditarik anak empat. Terus jatuh, terus itu tadi di sajam itu kena pahanya," jelasnya. 

Sedangkan rekannya berhasil menyelamatkan diri menuju masuk SPBU dengan maksud minta pertolongan. Nahas, rekannya yang tertinggal jatuh dan bacok-bacok pelaku tidak terselamatkan. 

"Jadi meninggalnya itu kehabisan darah. Jadi dari ambulan datang itu sempat diperiksa banyak darah yang keluar. Akhirnya yang bersangkutan meninggal," katanya. 

Kapolsek menyebutkan, kasus tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan anggota Reskrim Gajahmungkur dan Satreskrim Polrestabes Semarang. 

"Sementara, reskrim saya masih lidik masih di TKP, mencari CCTV yang menyorot lokasi depan SPBU. Semoga cepat terungkap. Itu sebenarnya gang-gang-an kan banyak," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tewas dibacok #mahasiswa Udinus #Pembunuhan semarang #Kreak Semarangan #spbu