RADARSEMARANG.ID, Semarang – Nama Sekretaris Dinas (Sekdin) Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan sebelumnya santer dirumorkan maju di Pilwakot 2024 Semarang, November mendatang.
Padahal pria yang pernah menjadi Camat Gajahmungkur ini, telah melakukan komunikasi politik ke beberapa partai, seperti PSI, Golkar, PDI-P, Demokrat bahkan Gerindra.
Belum lama ini, nama Ade muncul untuk mendamping Yoyok Sukawi.
Namun kenyataannya pria kelahiran Semarang, 30 Mei 1987 ini urung mencalonkan diri.
Bahkan CEO PSIS Yoyok Sukawi, sudah mendaftar ke KPU Kota Semarang menggandeng politikus Partai Gerindra, Joko Santoso yang diusung Demokrat, Gerindra, PKS, PKB, PAN, PSI, PPP dan Nasdem.
Bahkan Golkar pun juga merapat mendukung pasangan Yoyok – Joko (Yok Jos).
Kans Ade sebenarnya masih ada, kala PDI-P belum menentukan atau mengeluarkan rekomendasi.
Sayangnya partai berlambang banteng itu, resmi mengusung Agustina Wilujeng – Iswar Aminuddin dan sudah mendaftar ke KPU Kota Semarang.
Dilansir dari akun Instagram @adebhakti, M. Musafak dan Sukariyah, orang tua Ade Bhakti memberikan saran kepada putranya agar saat ini tidak terjun ke politik dan menyarankan untuk fokus sebagai abdi negara alias PNS.
“Kurang setuju kalau saat ini, saya pengennya masih tetap di PNS,” kata Sukariyah.
Sebagai orang tua, Sukariyah dan M. Musafak lebih senang melihat Ade berkarir sebagai abdi negara.
“Sesuai jenjang karier, suatu saat kan masih bisa naik-naik lagi (kariernya,red),” ujarnya.
Jika pun ingin terjun ke dunia politik, Sukariyah memberikan lampu hijau jika Ade sudah memasuki masa pensiun atau minimal memenuhi syarat untuk mengajukan pensiun dini.
“Nanti kalau memang sudah mau pensiun, atau apa ya maunya gitu. Atau minimal bisa pensiun dini monggo lah,” tambahnya.
Sekali lagi Sukariyah menegaskan lebih senang melihat putranya tetap menjadi abdi negara atau PNS.
“Kalau sekarang saya seneng liat dia sebagai PNS atau sekdin,” tutupnya.
Adapun wejangan dari orang tua Ade Bhakti sendiri diupload sekitar empat hari lalu dan sudah ditonton 340 ribu lebih netizen.
Postingan itu juga mendapatkan 11,8 ribu like serta 566 komentar.
Urungnya Ade Bhakti maju pilwakot, ternyata mendapat dukungan dari netizen. Mereka mendukung Ade untuk tetap menjadi PNS, dan menuruti permintaan dari ibundanya.
“Salut sama ibu nya, pemikran nya keren banget, itu kenapa setiap ada masalah atau harus ada keputusan apa yang harus di ambil paling asik ngobrol sama ibu,” ujar akun @dapoerlestari.
“Leres pak @adebhakti manut dawuhe ibuk… teng ASN mawon kalian ndamel konten sareng mas @dimaskebo. Niko mawon mpun gawe bingah netizen,” timpal akun @novitanamaku. (den)
Editor : Agus AP