RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ikhwan Ubaidillah, Ketua Umum Lindu Aji, meningal dunia di rumah sakit Telogorejo Semarang, Kamis (13/6/2024) sekitar pukul 04.00.
Jenazah dimakamkan di TPU Bergota, Semarang Selatan, hari itu juga sekitar pukul 13.00.
Terlihat, ribuan orang datang untuk takziah di rumah duka, di Perumahan Griya Raharja, Pedurungan.
Karang bunga juga berjajar di di gang menuju rumah duka, dan sekitaran jalan Supriyadi. Karangan bunga diantara ada dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Wali Kota Semarang, termasuk Ketua Komisi D DPRD Jateng
Lokasi Jalan Supriyadi juga dipenuhi kendaraan parkir baik roda empat maupun roda dua, keperluan ke rumah duka. Jalan tersebut juga ditutup sementara untuk menghindari kemacetan.
Kemudian, ribuan orang juga terlihat mengantarkan jenazah Ikhwan Ubaidillah ke TPU Bergota, untuk pemakaman.
Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KONI Kota Semarang ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 65 tahun.
Informasi yang diperoleh, Ikhwan Ubaidillah mengalami sakit dan masuk rumah sakit sekitaran dua hari yang lalu, atau Selasa (11/6/2024).
Sekretaris Dewan Pembina Lindu Aji, Untung Budiarso, Mewakili keluarga besar Ikhwan Ubaidillah menyampaikan, turut berduka cita atas. Pihaknya juga memohon doa supaya almarhum diterima di sisi Allah SWT.
"Saya mewakili keluarga besar, untuk Almarhum Bapak Ikhwan mohon dimaafkan kesalahan beliau semasa hidup," ungkapnya didampingi, salah satu putra Ikhwan Ubaidillah, Septian Fajar dan AKBP Purn Didik Sugeng dan Putut Sutopo sebagai anggota Dewan Pembina Lindu Aji, Kamis (13/6/2024).
"Dan keluarga besar Lindu Aji merasa kehilangan beliau, karena beliau adalah sosok pemimpin yang banyak mengayomi kita mengantarkan kita dan kader-kader Lindu Aji banyak yang menempatkan diri menjadi tokoh-tokoh yang sentral di beberapa kegiatan masyarakat," sambungnya.
Untung Budiarso juga menyampaikan pesan terakhir sosok Ikhwan Ubaidillah. Pihaknya menyebutkan, pesan terakhir tersebut supaya anggota Lindu Aji untuk menjaga kerukunan dan terus menjalin hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak.
"Pesan terakhir beliau, kita tetap menjaga kerukunan, kita terus jalin hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak terutama keluarga besar Lindu Aji yang saat ini telah kehilangan sosok yang selama ini menjadi panutan kami," katanya.
Diketahui, selama menjadi Ketua Umum Lindu Aji, sosok Ikhwan Ubaidillah disegani anggotanya.
Namun, sosoknya juga dikenal mengayomi dan sangat memberikan kontribusi terhadap sejumlah elemen masyarakat di Kota Semarang. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi