Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dua Mahasiswi Keperawatan Meninggal Ditabrak Pikap Pengangkut Buah di Depan RSUD Tugurejo Semarang, Pengemudi Ditetapkan Tersangka

Muhammad Hariyanto • Selasa, 4 Juni 2024 | 22:14 WIB
Dua orang perempuan pejalan kaki meninggal dengan tragis setelah dihajar kendaraan pickup pengangkut buah.
Dua orang perempuan pejalan kaki meninggal dengan tragis setelah dihajar kendaraan pickup pengangkut buah.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua orang perempuan pejalan kaki meninggal setelah dihajar kendaraan pikap pengangkut buah di Jalan Walisongo, depan hotel Frontone, Kecamatan Ngaliyan, Senin (3/6/2024) sekitar pukul 20.30.

 

Diduga, mobil pikap tersebut melaju dalam kecepatan tinggi, dan kemudian oleng menabrak satu mobil Daihatsu Espass dan tiga pejalan kaki.

Informasi yang diperoleh, dua korban meninggal adalah Fadila Permata Sari, 24, dan Anindita Mutiara Tantri, 23, yang keduanya merupakan mahasiswa warga asal Pemalang.

Dua korban ini mengalami luka parah bagian kepala, tergeletak di tepi jalan.

"Iya, mahasiswa di Muhamadiyah Pekalongan. Keduanya meninggal di TKP," ungkap Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (4/62024).

Korban Anindita Mutiara Tantri, meninggal saat dalam perawatan di RSUD Tugurejo Semarang. Sedangkan korban Fadila Permata Sari, meninggal di TKP, dan dievakuasi ke RSUD Tugurejo, guna keperluan lebih lanjut.

Selain korban meninggal, juga terdapat satu orang mengalami luka. Korban luka bernama APZ, perempuan berusia 3 tahun, warga Karangrayung, Kabupaten Grobogan.

Korban juga sempat dilarikan ke RSUD Tugurejo, guna mendapatkan perawatan medis.

"Kalau yang anak kecil mengalami luka bagian pelipis, kena serpihan kaca. Itu pas saat bersama orangtunya, tapi tidak mengalami luka. Informasinya sudah pulang, rawan jalan," bebernya.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Mobil Pick up Daihatsu warna Hitam bernopol H-8869-QM dikemudikan Slamet Riyadi, 30, warga Sumberagung Weleri Kabupaten Kendal.

Awalnya, mobil ini melaju dari Kalibanteng menuju Kendal atau timur ke barat.

"Itu awalnya dari Johar, mau pulang ke Weleri, mengangkut buah melon. Diduga kecepatan tinggi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, lalu oleng ke kiri," bebernya.

Saat oleng, mobil pickup ini menabrak Daihatsu Espass warna Merah H-8728-NE yang parkir di bahu jalan sebelah kiri menghadap kearah Barat.

Kemudian, mobil pickup tersebut terpental kebarat menabrak tiga pejalan kaki yang berjalan searah didepannya.

"Pengemudi Kbm Pickup juga sudah tersangka, alat bukti sudah cukup. Ini masih kita dalami keterangan saksi-saksi, dan pengemudi mobil pickup, dia melaju kecepatan berapa, masih diperiksa," tegasnya.

Terlihat, mobil pickup tersebut hingga mengalami rusak, dan roda depan juga patah, kaca depan pecah retak.

Sedangkan mobil espass waran merah mengalami bodi ringsek bagian belakang.

Informasi yang diperoleh, keberadaan dua mahasiswa tersebut di Semarang dalam rangka tugas kuliah, magang sebagai perawat di rumah sakit.

Kejadian ini, juga menyita perhatian rekan-rekan korban, utamanya dari almamater yang sama.

"Seluruh Keluarga Besar Profesi Ners angkatan 21 mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya Fadila Permata Sari dan Anindita Mutiara Tantri". (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kecelakaan semarang #Mahasiswi #pejalan kaki ditabrak #RSUD Tugurejo