Pilgub Jateng 2024, Partai Demokrat Jajaki Koalisi dengan Gerindra
Adennyar Wicaksono• Senin, 29 April 2024 | 01:56 WIB
Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti, bersama Ketua DPD Gerindra Jateng, ketika bertemu di Kantor Gerindra Jateng, Minggu (28/4)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tensi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 mulai terlihat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat membuka koalisi dengan Partai Gerindra Jateng.
Kedua pimpinan partai bertemu di Kantor Gerindra Jateng, untuk melakukan halal bi halal selama sekitar kurang lebih dua jam, Minggu (28/4).
Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti menejelaskan, jika pihaknya mengaku sadar diri jika partainya hanya memiliki tujuh kursi sehingga harusnya melakukan koalisi.
"Kita hanya mendapatkan tujuh kursi, Shing harus koalisi," katanya usai melakukan kunjungan ke kantor Gerindra Jateng.
Rinto menjelaskan, koalisi kata dia, melihat kondisi lokal, namun rekomendasi ada di DPP.
Sosok Sudaryono yang bakal maju sebagai calon Gubernur Jateng, dinilai sosok potensial karena masih muda dan mampu memenangkan Prabowo Gibran.
"Disini kita berpikir bagaimana Sudaryono bisa dicalonkan, meskipun kita juga melakukan penjajakan calon internal," bebernya.
Rinto menegaskan jika partainya siap berkoalisi dengan Gerindra, untuk Pilgub, ataupun Pilbup, dan Pilwakot. Selain itu, pihaknya mengaku terbuka berkoalisi dengan partai manapun.
"Di Jateng ini kita siap berkoalisi, meskipun kearifan lokal berbicara. Domainnya tetap di DPP untuk menurunkan rekomendasi," pungkasnya.
Sementara itu, Sudaryono menejelaskan jika pertemuan dengan Partai Demokrat ini bukan kali yang pertama. Pihaknya mengaku juga akan melakukan kunjungan balasan.
"Kemarin kita juga sudah berkoalisi di Indonesia Maju, nanti kita juga ada kunjungan balasan," tambah dia.
Untuk Pilgub, kata Mas Dar sapaannya, penjajakan ke partai lain juga dilakukan. Menurutnya komunikasi politik juga penting dalam berdemokrasi, untuk Pemilu dan harus ada Parpol.
"Parpol itu harus bersatu untuk berkoalisi, dan mengusung calon yang dimenangkan. Sebagai pimpinan partai kewajiban kami untuk melakukan komunikasi," tambah dia.
Menurut dia, untuk Pilgub harus dilakukan penjajakan. Gerindra kata dia cair untuk menerima koalisi, salah satunya dengan Demokrat.
"Gerindra dan Demokrat ini ada nuansa baik, Pak Prabowo dan Pak SBY. Kita nyaman dengan Demokrat," kata Mas Dar.
Terkait pertemuan dengan Demokrat, lanjut dia, ada pembahasan terkait Pilgub, ataupun Pilbup dan Pilwakot.
"Ada pembahasan kesana, untuk penjajakan kerjaan ini klir. Nanti ditandai rekomendasi, tapi sebelum kesana tentu ada komunikasi," pungkasnya. (den/bas)