RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi, masih enggan menjawab ketika ditanyai tentang Pilgub Jateng, meskipun dibeberapa survei mantan Wali Kota Semarang ini diunggulkan.
Hendi sapaannya bahkan coba menghindar ketika ditanya sejumlah wartawan saat kunjungannya ke Kabupaten Purworejo, untuk memberikan pengarahan terkait optimalisasi penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha, mikro, kecil, dan koperasi, Kamis (25/4).
Hendi nampak masih enggan ketika langsung ditanya soal adanya partai politik yang tertarik mengusungnya dalam kontenstasi Pilgub Jateng 2024.
“Lo kan, iki acaranya nggak acara itu kok. Nggak lah, nggak ada komentar kalau tentang itu,” jawab Hendi.
Meski telah menghindar, Hendi yang terus dicecar soal Pilgub Jateng 2024 pun lantas menegaskan tidak mau diwawacara jika pertanyaan yang diberikan hanya seputar itu.
“Nggak, aku nggak mau ngomentari itu, kalau pertanyaan UMKM ada nggak?” tekannya.
Hendi sendiri hingga saat ini terus menguat sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah jelang pembukaan pendaftaran calon kepala daerah pada pilkada serentak di bulan Agustus 2024.
Hal ini karena nama Hendi terus meraih elekbabilitas teratas dalam berbagai survei Pilgub Jateng 2024, seperti yang dilakukan olah ARCHI, MIPOS, dan Kanigoro Network.
Ditambah lagi, belakangan ini partai politik lain di luar PDI Perjuangan yang menaungi Hendi juga mulai membuka opsi turut mengusungnya untuk Pilgub Jateng 2024.
Salah satunya Partai Golkar yang mengungkapkan juga melirik tokoh eksternal seperti Hendi.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jateng-DIY, Iqbal Wibisono, Selasa (23/4).
"Saat ini Golkar masih menginventarisasi nama-nama baik itu internal maupun eksternal,” tutur Iqbal.
“Ada Kapolda, ada Pak Bambang Pacul, kemudian Hendrar Prihadi, Mas Gus Yusuf, Pak Sudaryono, itu potensi yang muncul dari eksternal," tambahnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi