RADARSEMARANG.ID, Semarang - Oleh-oleh khas Kota semarang seperti bandeng presto, lumpia dan wingko babat menjadi incaran pemudik di arus balik Lebaran 2024 Sabtu (13/4/2024).
Salah satu toko oleh-oleh di Jalan Pandanaran yang paling ramai adalah Bandeng Juwana Erlina.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi, pembeli sangat membludak.
Di Lebaran hari keempat ini mereka memburu makanan khas di Jawa Tengah.
Pemilik toko Bandeng Juwana Erlina, Maria mengatakan kepadatan pengunjung sudah sejak hari kedua lebaran Idul Fitri 2024. Diperkirakan puncak keramaian besok hari Minggu (14/4).
Untuk jam bukanya, mulai pukul 06.30 hingga 22.00. Adapun jam krodit sebelum makan siang, dan sore hari.
Di tahun ini berbeda dengan tahun lalu, ia menyatakan kepadatan pembeli merata, tidak hanya satu hari membludak dan
"Menjelang makan siang sekitar jam 10.00 ramai. Nanti sore jam 16.00 ramai lagi, begitu. Fluktuatif, naik turun," tuturnya.
Maria menyampaikan untuk meminimalisir kepadatan, pihaknya sudah melakukan rekayasa antrian sehingga tidak terjadi penumpukan.
Serta menyediakan konter expres khusus untuk makanan bandeng bagi pembeli yang buru-buru.
Oleh-oleh yang menjadi favorit adalah bandeng presto tulang lunak. Maria mengatakan dalam sehari sekitar 500 kilogram bandeng terjual.
Selain itu, makanan khas kota Semarang lainnya juga diburu seperti lumpia, kue ganjel rel, dan wingko babat.
Namun beragam makanan lainnya juga disediakan seperti jenang, aneka makanan ringan, kue bahkan ada juga tape. Untuk melayani pembeli, pihaknya juga menambah jumlah karyawan.
"Kami menambah karyawan pocokan untuk memaksimalkan pelayanan karena saat lebaran
Selain di toko tersebut, sepanjang Jalan Pandanaran juga ramai. Toko oleh-oleh dan pedagang kaki lima diserbu pengunjung.
Salah satu pembeli Evi asal Bekasi mengatakan membeli beberapa oleh-oleh khas Semarang seperti bandeng presto, tahu bakso, lumpia dan lainnya.
Ia mengaku memilih membeli di toko ini karena komplet. Sehingga tidak perlu berpindah-pindah toko.
"Setiap mudik ke Semarang pas mau pulang pasti mampir sini, harus bawa oleh-oleh khas Semarang. Favorit saya tetap bandeng tulang lunak, tapi ini juga beli oleh-oleh yang lain," ujarnya. (ifa/bas)
Editor : Baskoro Septiadi