RADARSEMARANG.ID - Selama berhari-hari, curah hujan sangat tinggi. Hujan yang tak kunjung reda di Kota Semarang sudah menyebabkan 4 sungai besar di meluap.
Akibatnya, hampir semua wilayah di Semarang bawah pun tergenang air, setidaknya ada 32 titik lokasi yang tergenang pada Rabu (13/3/2024) malam.
Diketahui sebelumnya banjir terjadi di wilayah Tlogosari, Muktiharjo Lor, Muktiharjo Kidul, Gebang Anom dan Kaligawe.
Bahkan, saat ini banjir terus meluas sampai ke kecamatan Tugu, Semarang Utara, Semarang Tengah dan Selatan, dan Tembalang.
"Kita sudah berkoordinasi dengan BBWS untuk banjir yang tadi pagi, ini terjadi karena antrean di Sringin dan Tenggang," kata Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau banjir di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (13/3/2024) malam.
"Namun sekarang meluas karena curah hujan yang tinggi," tambahnya.
Pantauan RADARSEMARANG.ID, Jalan Pahlawan, Simpang Lima dan sekitarnya sempat lumpuh.
Di kawasan Simpang Lima ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Bahkan kendaraan yang nekat lewat terpaksa mogok.
Mbak Ita. sapaannya, menjelaskan beberapa sungai besar yang merupakan wewenang dari BBWS pun dilaporkan meluap karena curah hujan yang tinggi, misalnya Banjir Kanal Barat (BKB), Banjir Kanal Timur (BKT), Sungai Plumbon, Beringin.
"Sebenarnya semua pompa sudah on, tapi banyak sungai besar yang meluap," ujarnya.
Pemkot kata Mbak Ita, terus melakukan pendataan wilayah yang terimbas banjir parah.
Dari data sementara Perumahan Gunung Jati Mangkang RT 11 RW 02, Wonosari Ngaliyan, terendam setinggi dada.
Selain itu Mangkang Kulon RW 2 , Kecamatan Tugu juga dilaporkan terendam akibat luapan Sungai Plumbon.
Sungai Beringin yang meluap, dilaporkan merendam Mangkang wetan RT 01 RW 2.
Lalu ada pula wilayah Tlogosari, Muktiharjo Kidul, Sawah Besar, Kebon Agung, Sari Rejo, Bulu Lor, Tanjung Mas, juga dilaporkan terendam air dengan ketinggian bervariasi.
"Nanti kita akan data lagi, untuk keperluan logistik bantuan bagi korban yang terdampak," tambahnya.
Saat ini lanjut Mbak Ita, Pemkot Semarang sudah mendirikan dapur umum terpusat di Balai Kota Semarang. Selain itu juga di Kecamatan Genuk.
"Total sudah ada 3 ribuan nasi yang sudah terkumpul dan siap dibagikan. Kita juga pesan lewat warung ataupun katering untuk membantu korban," pungkasnya.
Daftar 32 Titik Lokasi Tergenang di Kota Semarang
Berikut ini daftar wilayah Kota Semarang yang terendam banjir:
1. Jl Raya Terboyo (Depan RSI Sultan Agung
2. Jl Raya Kaligawe (Palang Pintu Kereta Arah Timur)
3. Jl Padi Raya Genuk
4. Jl Gebang Anom Raya Genuk
5. Jl Woltermongensidi (SPBU Genuk)
6. Jl Dong Biru Genuk
7. Jl Sendang Indah Genuk
8. Jl Raya Tambak Dalam
9. Kawasan Industri Terboyo
10. Jl Raya Tlogosari (Puskesmas Tlogosari Kulon)
11. Jl Sido Asih Muktiharjo Kidul
12. Wilayah Wahyu Temurun Tlogosari
13. Wilayah Nogososro Tlogosari
14. Jl Raya Muktiharjo Raya
15. Jl Fatmawati Depan Swalayan Ada
16. Jl Arteri Soetta Depan Kampus USM
17. Jl Puspanjolo
18. Jl Imam Bonjol
19. Jl Abdurahman Saleh
20. Bundaran Bubaan
21. Aloon aloon Johar
22. IGD RS Kariadi
23. Jl Pamularsih Raya
24. Wilayah Tanah Mas
25. Jl WR Supratman
26. Jl Gajah Raya
27. Jl Medoho Raya - Terowongan Medoho
28. Jl Dempel
29. UDINUS
30. DEPAN RS PANTI WILASA DR CIPTO
31. Simpang lima
32. Jl Petek
Perjalanan 4 Kereta Api Terpaksa Memutar
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terpaksa harus memutar perjalanan kereta api dari jalur utara jawa via jalur selatan Jawa, imbas terjadinya banjir atau genangan air di beberapa titik jalur rel di wilayah Daop 4 Semarang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa banjir atau genangan air saat ini terjadi di 3 titik di wilayah Daop 4 Semarang yang meliputi: Petak Jalan Semarang Tawang Bank Jateng - Alastua, Petak Jalan Semarang Tawang - Semarang Poncol, dan Petak Jalan Mangkang - Kaliwungu.
“Dengan kondisi saat ini per Kamis (14/3) pukul 00.30 WIB jalur KA pada 3 titik tersebut tergenang air dengan ketinggian lebih dari 10 cm di atas kop rel, sehingga tidak memungkinkan untuk dilewati perjalanan kereta api yang berdampak pada perubahan pola operasi beberapa KA di lintas utara jawa,” jelas Franoto.
Sejumlah perjalanan kereta api mulai pukul 00.30 WIB pada lintas utara jawa, akan diputar perjalanannya melalui jalur selatan jawa.
Adapun daftar KA yang mengalami perubahan pola perasi yakni KA 4 Argo Bromo Anggrek, yang semula berelasi dari Jakarta-Semarang-Surabaya diputar perjalanannya menjadi Jakarta-Tegal-Prupuk-Purwokerto-Surabaya.
Lalu ada KA 77F Pandalungan, yang semula berelasi Jember-Surabaya-Semarang-Jakarta diputar perjalanannya menjadi Jember-Surabaya-Brumbung-Gundih-Solo-Jakarta.
Ketiga adalah KA 57 Brawijaya, yang semula berelasi Malang-Solo-Semarang-Jakarta diputar perjalanannya menjadi Malang-Solo-Prupuk-Purwokerto-Jakarta.
Terakhir KA 3 Argo Bromo Anggrek, yang semula berelasi dari Surabaya-Semarang-Jakarta diputar perjalanannya menjadi Surabaya-Brumbung-Gundih-Solo-Jakarta
“Dengan berubahnya pola operasi perjalanan kereta api ini, KAI mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terimbas perjalanan KA nya,” ungkap Franoto.
Bagi para pelanggan yang terimbas perjalanan kereta api yang akan dinaikinya, KAI memberikan kompensasi atas penundaan keberangkatan atau keterlambatan KA akibat banjir yang saat ini sedang terjadi.
“Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI akan memberikan pengembalian bea tiket hingga 100 persen tidak termasuk biaya pesan, bagi pelanggan yang terdampak," ujarnya.
Menurut informasi yang dihimpun, curah hujan yang belum berhenti membuat Stasiun Tawang Semarang, dilanda banjir. Ketinggiannya sekitar semata kaki.
"Iya air sudah masuk stasiun (Tawang, red)," pungkasnya.
Editor : Agus AP