RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 8 pompa penyedot air dikerahkan untuk membuang genangan air banjir di Jalan Kaligawe Raya Semarang. Sekarang ini, debit genangan air dikawasan tersebut berkurang.
"Karena penyedotan sedikit mulai menurun. Tapi sungainya masih cukup tinggi jadi ada potensi air meluber lagi," ungkap Anggota Unit Lantas Polsek Genuk, Aipda Mamik disela pengaturan arus lalulintas di Jalan Kaligawe, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (13/3/2024).
Genangan banjir tersebut terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
Akibatnya, berdampak sepanjang jalan Kaligawe mulai dari depan RSI Sultan Agung hingga Exit Tol Kaligawe tergenang air dengan ketinggian mencapai 30 sampai 40 sentimeter.
"Genangan air terjadi sejak malam dikarenakan curah hujan tinggi. Untuk sekarang sudah diupayakan beberapa pompa melalukan penyedotan. Ditikungan Kubro atau tikungan Tol Kaligawe, ada sekitar delapan unit pompa yang menyedot," bebernya.
Arus lalu lintas sempat dialihkan terhadap pengendara motor maupun kendaraan roda empat kecil ketika lokasi jalan tersebut tergenang banjir.
Mamik menyampaikannya, untuk kendaraan dari arah Demak menuju Semarang dialihkan melintas di Jalan Woltermongonsidi.
"Sedangkan dari arah Kota Semarang masyarakat yang menuju Demak bisa lewat tol Kaligawe keluar di Gayamsari. Kemudian bisa ambil jalur di Jalan Majapahit ke Woltermonginsidi ke Pantura Demak atau lewat alternatif di Onggorawe," jelasnya.
Terlihat, aspal jalan depan RSI Sultan Agung hingga Exit Tol Kaligawe sudah semakin terlihat. Banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang telah melintas.
Namun, arus lalulintas masih mengalami ketersendatan, Rabu siang. Selain itu juga masih adanya sejumlah titik genangan cukup dalam. Diantaranya di tikungan exit Tol. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi